Hari Perawat Sedunia, Tak Lepas dari Sejarah Florence dan Rufaidah
- 12 Mei 2026 10:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Florence Nightingale wanita Italia sosok pelopor keperawatan modern
- ICN resmi menyatakan 12 Mei peringatan Hari Perawat Internasional
- Perawat adalah investasi lebih berharga dari investasi bidang ekonomi
RRI.CO.ID, Palembang - Peringatan Hari Perawat Internasional atau International Nurses Day setiap tanggal 12 Mei, tidak terlepas dari jasa perawat dunia kesehatan, sampai akhirnya menjadi pengingat bagi seluruh dunia atas dedikasinya.
Dikutip dari Laman RS Sari Asih peran seorang bernama Florence Nightingale. Wanita berdarah Italia ini adalah sosok yang mempelopori keperawatan modern.
Florence berusaha agar terjadinya perubahan besar dalam praktek keperawatan. Termasuk sanitasi di rumah sakit dan Puskesmas pada abad ke19.
| Baca juga: Makna dan Link Download Logo Harkitnas 2026 |
Florence dijuluki Sang Wanita dengan Lampu ini berupaya untuk mengubah citra profesi perawat menjadi lebih dipandang dan disegani. Melihat perjuangan inilah dunia mulai menyadari perjuangan salah satu profesi tenaga medis yang layak dipertimbangkan.
International Council of Nurses ( ICN ) akhirnya resmi menyatakan bahwa tanggal 12 Mei menjadi peringatan Hari Perawat Internasional. Namun baru tahun 1988 ICN membuat satu tema dalam setiap memperingati hari tersebut.
Tema yang selalu diangkat akan digelorakan selama satu tahun kedepan untuk dikampanyekan. Lebih dari 40 tema yang digaungkan untuk menyadarkan masyarakat mengenai keperawatan hingga saat ini.
| Baca juga: Apa Itu Ibadah Kurban? |
Menurut Annette Kennedy Presiden ICN kala itu Perawat adalah investasi yang dapat menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyelamatkan nyawa. Mencegah penyakit dan menyembuhkan penyakit juga merehabilitasi.
Tugas perawat inilah yang ternyata lebih luas dan lebih penting daripada investasi dalam bidang ekonomi. Sehingga dunia perlu menghargai dan mendukung profesi perawat.
Sementara dalam dunia Islam ada jasa Rufaidah Binti Sa'ad Al Bani Al Khazraj wanita muslimah yang memiliki kontribusi dalam dunia kesehatan. Bahkan Rufaidah mulai prakteknya dimasa Rasulullah.
Pengabdiannya sangat besar saat perang Badar dan Uhud dan berhasil mendirikan rumah sakit lapangan yang membantu para mujahid saat perang. Semangatnya sangat dihargai oleh Rasulullah hingga ia mendapatkan kesempatan merawat seluruh korban perang.
Baik Florence dan Rufaidah salah sosok yang memberikan inspirasi bagi dunia kesehatan walau saat itu tidak terkenal seperti saat ini. Namun mereka bisa menyadarkan hati manusia kalau perawat merupakan jantungnya dunia kesehatan sampai saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....