Simak, Jadwal Puasa Sunnah Dzulhijjah 2026
- 07 Mei 2026 08:00 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pemerintah dan sejumlah organisasi Islam telah merilis perkiraan jadwal penting, termasuk pelaksanaan puasa sunnah Dzulhijjah. Informasi ini menjadi panduan awal bagi masyarakat dalam mempersiapkan ibadah, meskipun penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat.
Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan kalender Hijriah melalui metode hisab dan perhitungan astronomi. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia tahun 2026, Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penentuan ini mengacu pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender resmi, yang nantinya akan diperkuat melalui sidang isbat menjelang akhir bulan Syawal.
| Baca juga: Tata Cara Shalat Idul Adha |
Sejalan dengan pemerintah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga telah mengumumkan prediksi yang sama melalui maklumat resminya. Organisasi tersebut menetapkan bahwa 10 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026, sehingga memberi kepastian awal bagi umat Islam dalam menyusun rencana ibadah.
Menjelang hari raya, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah Dzulhijjah yang memiliki keutamaan besar. Puasa ini dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, yang pada tahun 2026 diperkirakan berlangsung mulai 18 hingga 26 Mei. Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan ketakwaan menjelang Idul Adha.
| Baca juga: Larangan Bagi yang Berkurban saat Idul Adha |
Secara khusus, terdapat dua hari yang memiliki keutamaan lebih, yaitu Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah atau bertepatan dengan 24 Mei 2026, serta Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah yang diperkirakan jatuh pada 25 Mei 2026. Sementara itu, pada 9 Dzulhijjah atau 26 Mei 2026, jamaah haji akan melaksanakan wukuf di Arafah sebagai puncak rangkaian ibadah haji.
Dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan Idul Adha, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan ibadah, baik melalui puasa sunnah maupun persiapan kurban. Pemerintah juga mengimbau umat Islam untuk tetap menunggu penetapan resmi melalui sidang isbat, guna memastikan keseragaman dalam pelaksanaan hari besar keagamaan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....