Masih Sering Dibiarkan? Ini Dampak Charger yang Terus Terhubung ke Listrik
- 27 Apr 2026 09:56 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Masih sering dibiarkan, kebiasaan membiarkan charger ponsel atau perangkat elektronik tetap terhubung ke stop kontak meski tidak digunakan masih dilakukan di masyarakat. Padahal, kebiasaan ini dapat menimbulkan sejumlah dampak yang perlu diperhatikan.
Pertama, charger yang terus terhubung ke listrik akan berada dalam kondisi siaga (standby). Dalam kondisi ini, perangkat masih mengonsumsi daya listrik dalam jumlah kecil. Jika terjadi secara terus-menerus pada banyak perangkat, hal tersebut dapat berkontribusi terhadap pemborosan energi di tingkat rumah tangga.
Kedua, menurut International Energy Agency (IEA), perangkat elektronik yang berada dalam kondisi standby tetap menggunakan energi listrik yang dikenal sebagai standby power. Konsumsi daya ini, meskipun kecil, dapat berdampak signifikan jika terjadi secara terus-menerus dan pada banyak perangkat sekaligus.
Ketiga, charger yang dibiarkan terhubung dalam waktu lama juga dapat mengalami peningkatan suhu dan mempercepat penurunan kualitas komponen internal seperti adaptor dan kapasitor. Kondisi ini berpotensi membuat perangkat lebih cepat rusak, terutama pada charger dengan kualitas rendah.
Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat meningkatkan risiko gangguan listrik seperti korsleting kecil apabila terjadi lonjakan arus atau kondisi instalasi listrik yang kurang stabil di rumah.
Untuk mengurangi berbagai risiko tersebut, masyarakat disarankan untuk membiasakan mencabut charger dari stop kontak setelah selesai digunakan. Langkah sederhana ini tidak hanya membantu menghemat energi, tetapi juga menjaga keamanan perangkat elektronik di rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....