Festival Literasi Harati 2026 Dorong Generasi Muda Kalteng Gemar Membaca Bijak

  • 25 Apr 2026 15:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Semangat literasi generasi muda kembali diperkuat melalui Roadshow Festival Literasi Harati Tahun 2026 yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas pada 14 April 2026 dan di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya pada 16 April 2026, dalam rangka memperingati World Book Day dengan tema “Connected by Literacy: Building Future – Ready Communities”.

Festival ini menjadi wadah kolaboratif antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong budaya literasi yang inklusif. Kegiatan ini melibatkan pelajar tingkat SMA/SMK/MA, guru pendamping, serta komunitas literasi, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Di Kabupaten Gunung Mas, kegiatan dipusatkan di Kuala Kurun dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, mewakili Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Jaya Samaya Monong, menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, serta mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui Festival Literasi Harati ini, diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda,”katanya, Kamis, 23 April 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar dan ruang kreatif. “Kami mengapresiasi peran Bank Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui literasi,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan di Gunung Mas diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, pengenalan program PeKA (Peduli, Kenali, Adukan), serta talkshow literasi bersama narasumber dari Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan komunitas Hifdzi Library. Materi yang disampaikan mencakup literasi menulis efektif, pemahaman inflasi, serta perilaku konsumsi bijak.

Selanjutnya, kegiatan di Kabupaten Murung Raya dilaksanakan di Puruk Cahu dengan diawali pustaka keliling dan edukasi di MAN 1 Murung Raya, kemudian dilanjutkan dengan talkshow. Acara ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, dr. Suria Siri, yang mewakili Bupati Murung Raya, serta dihadiri Pembina Forum Literasi dan Seni Sastra Murung Raya, Dina Maulidah, S.HI.

Talkshow di Murung Raya menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan Perpustakaan Desa Bahitom. Salah satu materi yang disampaikan menyoroti implementasi program inklusi sosial di perpustakaan desa sebagai upaya meningkatkan akses literasi masyarakat.

Melalui pendekatan yang komunikatif dan kontekstual, para peserta diajak memahami isu ekonomi sehari-hari seperti inflasi, stabilitas harga, dan pengelolaan keuangan secara sederhana. Sebagai tindak lanjut, Bank Indonesia juga mendorong partisipasi pelajar dalam lomba menulis cerpen bertema “Bijak Berbelanja”, serta berbagai kompetisi lainnya seperti Duta Guru, Duta Milenial, dan lomba cerdas cermat tingkat SMA se-Kalimantan Tengah yang akan digelar pada periode berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....