Program PPLP 2026, Disdikpora Fakfak Ubah Pola Pembinaan Atlet
- 17 Apr 2026 08:41 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Fakfak kembali melaksanakan program pembinaan atlet melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari kegiatan rutin tahunan dalam upaya mencetak atlet berprestasi di tingkat daerah.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Fakfak, Ipin Maswatu, mengatakan program tersebut telah dirancang dengan sejumlah penyesuaian dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut, pelaksanaan PPLP tahun ini difokuskan pada peningkatan kualitas pembinaan sejak usia pelajar.
Menurutnya, terdapat lima cabang olahraga yang menjadi fokus pembinaan pada tahun 2026, yakni karate, tinju, atletik, sepak bola, dan taekwondo. Kelima cabang tersebut dipilih berdasarkan potensi dan capaian prestasi atlet di daerah.
“Program rutin tahunan ini tetap kita jalankan, namun ada beberapa perubahan dalam proses pembinaan yang kita lakukan di tahun ini,” ujar Ipin saat diwawancarai terkait program PPLP Kabupaten Fakfak 2026.
Perubahan utama terletak pada sistem pelaksanaan pembinaan. Jika sebelumnya kegiatan terpusat di Stadion 16 November, maka tahun ini pembinaan akan diperluas dengan menyasar sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA.
Dalam skema baru ini, setiap cabang olahraga akan didukung oleh tujuh pelatih. Lima pelatih akan ditempatkan di sekolah-sekolah, sementara satu pelatih tetap fokus di stadion sebagai pusat pembinaan utama.
Ipin menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru olahraga untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Guru yang memiliki kemampuan melatih di cabang olahraga tertentu juga akan dilibatkan dalam proses pembinaan atlet pelajar.
Selain itu, tugas guru di sekolah akan difokuskan pada penjaringan atlet potensial. Atlet yang dinilai memiliki bakat akan direkrut untuk mengikuti pembinaan lanjutan di stadion bersama tim PPLP.
“Pelatih kita biayai dari dinas, sementara pihak sekolah membantu mencari bibit atlet. Nanti yang punya potensi akan kita tarik untuk pembinaan lebih lanjut,” jelasnya.
Untuk durasi pelaksanaan, Ipin menyebutkan bahwa program pembinaan tahun ini berlangsung selama delapan bulan, lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjalan selama satu tahun penuh. Pelaksanaan penuh program dijadwalkan mulai berjalan pada 19 April 2026 setelah proses penentuan pelatih dan koordinasi selesai dilakukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....