Leonardo da Vinci Simbol Kreativitas, Toleransi, dan Perdamaian
- 15 Apr 2026 07:33 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Hari Seni Sedunia atau World Art Day diperingati setiap tanggal 15 April di seluruh dunia. Perayaan ini merupakan momen global untuk menghargai kontribusi seni dalam memperkaya kehidupan manusia dan mempromosikan kebebasan artistik.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai peringatan ini :
Sejarah & Pemilihan Tanggal : Tanggal 15 April dipilih untuk menghormati hari lahir Leonardo da Vinci, seniman legendaris era Renaisans yang dianggap sebagai simbol kreativitas, toleransi, dan perdamaian.
Tujuan ; Dirancang untuk mempromosikan perkembangan, penyebaran, dan apresiasi terhadap seni sebagai sarana untuk mencapai dunia yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Pengakuan Resmi : Peringatan ini pertama kali dideklarasikan oleh International Association of Art (IAA) pada tahun 2012 dan secara resmi disahkan oleh UNESCO pada Sidang Umum ke-40 tahun 2019.
Cara Merayakan : Masyarakat biasanya merayakan hari ini dengan mengunjungi galeri seni, mengikuti lokakarya kreatif, atau sekadar berbagi karya seni di media sosial untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekspresi kreatif.
Sejarah Hari Seni Sedunia berawal dari inisiatif para seniman untuk menciptakan hari khusus guna merayakan kreativitas secara global. Berikut adalah perjalanan sejarahnya :
Pencetusan Ide (2011) : Gagasan ini pertama kali diajukan oleh International Association of Art (IAA/AIAP), sebuah mitra resmi UNESCO, dalam Sidang Umum ke-17 di Guadalajara, Meksiko. Usulan tersebut disampaikan oleh Bedri Baykam dari Turki untuk menetapkan hari lahir Leonardo da Vinci sebagai hari seni.
Perayaan Pertama (2012) : Hari Seni Sedunia pertama kali dirayakan secara resmi pada 15 April 2012. Perayaan ini didukung oleh berbagai komite nasional IAA di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran akan aktivitas kreatif.
Pengakuan Resmi UNESCO (2019) : Meskipun sudah dirayakan sejak 2012, statusnya sebagai hari peringatan internasional baru diresmikan oleh UNESCO pada sesi ke-40 Konferensi Umum mereka tahun 2019. Hal ini bertujuan memperkuat hubungan antara karya seni dengan masyarakat serta menyoroti kontribusi seniman terhadap pembangunan berkelanjutan.
Alasan Pemilihan Tanggal : Leonardo da Vinci dipilih sebagai ikon karena ia melambangkan toleransi, perdamaian dunia, kebebasan berekspresi, dan hubungan erat antara seni dengan bidang ilmu lainnya.
Peringatan ini terus berkembang setiap tahunnya sebagai momen untuk mempromosikan pendidikan seni di sekolah-sekolah dan merayakan keberagaman ekspresi artistik di seluruh dunia.
Tujuan utama penetapan Hari Seni Sedunia bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memperkuat posisi seni dalam kehidupan bermasyarakat.
Berikut adalah beberapa tujuan utamanya:
Mempromosikan Ekspresi Kreatif : Mendorong masyarakat di seluruh dunia untuk lebih berani mengekspresikan diri melalui berbagai bentuk seni.
Meningkatkan Kesadaran Global : Menyadarkan masyarakat akan pentingnya seni dalam memperkaya budaya dan sejarah manusia.
Mendukung Seniman : Memberikan platform bagi para seniman untuk memamerkan karya mereka dan mendapatkan pengakuan atas kontribusi kreatif mereka.
Menghubungkan Seni dan Masyarakat : Mempererat ikatan antara karya seni dan publik, serta menyoroti bagaimana seni dapat menjadi sarana untuk mencapai perdamaian dan kerukunan.
Mendorong Pendidikan Seni : Menekankan pentingnya pendidikan seni di sekolah-sekolah sebagai cara untuk membangun pemikiran kritis dan inovasi pada generasi muda.
Simbol Kebebasan : Menegaskan kembali bahwa kebebasan artistik adalah bagian penting dari hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi secara umum. (berbagai sumber)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....