Tanaman Rumahan yang Bantu Kurangi Gangguan Nyamuk

  • 06 Apr 2026 13:07 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Nyamuk masih menjadi gangguan umum di rumah, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, gigitan nyamuk juga berisiko menularkan penyakit seperti demam berdarah dan malaria. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi keberadaan nyamuk adalah dengan memanfaatkan tanaman beraroma khas di sekitar rumah.

Beberapa tanaman diketahui memiliki kandungan minyak atsiri yang tidak disukai nyamuk. Selain membantu mengurangi gangguan serangga, tanaman tersebut juga dapat mempercantik lingkungan rumah dan menciptakan suasana yang lebih asri.

Serai wangi (Cymbopogon nardus) menjadi salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan. Aroma sitronela yang dihasilkan dikenal kuat dan banyak digunakan sebagai bahan produk pengusir nyamuk. Tanaman ini mudah ditanam di pot maupun pekarangan serta tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Lavender (Lavandula) juga kerap dijadikan pilihan. Bunganya yang berwarna ungu memberi nilai estetika, sementara aromanya dapat membantu mengurangi keberadaan nyamuk di dalam rumah. Tanaman ini cocok ditempatkan di dekat jendela atau pintu.

Selain itu, daun mint (Mentha) memiliki aroma segar yang tidak disukai nyamuk. Tanaman ini mudah tumbuh di tempat yang tidak terlalu panas dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan minuman atau masakan. Rosemary (Rosmarinus officinalis) juga dikenal memiliki aroma khas dari daunnya yang runcing sehingga dapat membantu mengurangi gangguan nyamuk di sekitar rumah.

Marigold (Tagetes) menjadi alternatif tanaman hias lainnya. Bunga berwarna cerah ini mengandung senyawa piretrin yang sering digunakan dalam produk pengusir serangga. Sementara itu, catnip (Nepeta cataria) mengandung nepetalactone yang diketahui memiliki efek mengusir nyamuk.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports menyebutkan bahwa senyawa alami dari tanaman aromatik seperti catnip memiliki efek mengusir nyamuk dalam pengujian laboratorium. Namun, penggunaannya dinilai lebih sebagai pelengkap dan tetap perlu disertai langkah pencegahan lain, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air.

Dengan menanam tanaman-tanaman tersebut di sekitar rumah, masyarakat dapat memperoleh perlindungan alami sekaligus memperindah lingkungan. Perawatannya yang relatif mudah membuat cara ini menjadi solusi praktis dan ramah lingkungan untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....