Diamnya Teman Perparah Bullying

  • 02 Apr 2026 10:54 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kasus bullying tidak hanya melibatkan pelaku dan korban tetapi juga orang orang di sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut. Penelitian terbaru menunjukkan sikap diam dari saksi justru memperparah dampak bullying dan membuat korban merasa semakin sendirian.

Fenomena ini dikenal sebagai bystander effect dalam psikologi sosial yang menjelaskan kecenderungan seseorang tidak bertindak saat melihat masalah. Semakin banyak orang yang menyaksikan suatu kejadian semakin kecil kemungkinan seseorang untuk mengambil tindakan membantu korban.

Studi dari American Psychological Association, menunjukkan korban bullying merasa lebih tertekan ketika lingkungan sekitar tidak memberikan dukungan atau intervensi. Ketidakpedulian ini memperkuat rasa takut serta menurunkan kepercayaan diri korban dalam jangka waktu yang panjang.

Penelitian di University of Oxford, juga menemukan bahwa dukungan sederhana dari teman dapat secara signifikan mengurangi dampak psikologis pada korban bullying. Tindakan kecil seperti membela atau melapor mampu menghentikan perilaku agresif sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Namun banyak saksi memilih diam karena takut menjadi target berikutnya atau merasa bukan tanggung jawab mereka untuk ikut campur. Ada juga yang menganggap kejadian tersebut sebagai hal biasa sehingga tidak merasa perlu untuk bertindak secara langsung.

Padahal kehadiran satu orang yang berani bersuara dapat mengubah situasi dan memberikan rasa aman bagi korban. Keberanian tersebut sering menjadi titik awal berhentinya tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun sosial.

Para ahli menekankan pentingnya edukasi mengenai empati dan keberanian sosial sejak usia dini untuk mengurangi fenomena ini. Lingkungan yang suportif dapat mendorong individu untuk tidak hanya menjadi penonton tetapi juga bagian dari solusi nyata.

Riset ini menjadi pengingat bahwa bullying adalah tanggung jawab bersama bukan hanya pelaku dan korban semata. Dengan kesadaran kolektif diharapkan semakin banyak orang berani bertindak sehingga kasus bullying dapat ditekan secara signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....