Rahasia Renyah Bawang Goreng, Ini Tips dari Pelaku Usaha Triastuti

  • 31 Mar 2026 16:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bawang goreng menjadi salah satu pelengkap makanan yang tak pernah absen di meja makan masyarakat Indonesia.

Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah mampu meningkatkan cita rasa berbagai hidangan, mulai dari nasi goreng hingga soto. Namun, tak sedikit orang yang masih kesulitan menghasilkan bawang goreng yang renyah dan tahan lama saat mengolahnya.

Seorang pelaku usaha olahan bawang goreng, saat diwawancarai beberapa waktu lalu, Triastuti, membagikan tips sederhana namun efektif dalam mengolah bawang goreng agar hasilnya maksimal. Menurutnya, kunci utama terletak pada proses awal hingga tahap akhir penggorengan.

“Banyak yang mengira bawang harus dicuci dulu, padahal itu justru membuat hasilnya kurang renyah,” ujarnya.

Triastuti menjelaskan, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah proses pengupasan bawang. Ia menyarankan agar bawang tidak direndam atau dicuci setelah dikupas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kadar air dalam bawang tetap rendah sehingga lebih mudah kering saat digoreng.

Setelah dikupas, bawang diiris tipis menggunakan wadah berlubang seperti keranjang. Menurutnya, cara ini membantu air alami dari bawang keluar dengan optimal, terutama setelah ditambahkan garam. “Diiris di keranjang besar supaya airnya bisa langsung turun, tidak menggenang,” katanya.

Langkah berikutnya adalah menambahkan garam secukupnya. Selain memberikan rasa, garam juga berfungsi membantu mengeluarkan sisa air dari bawang, sehingga tekstur bawang menjadi lebih kering sebelum digoreng.

Dalam proses penggorengan, Triastuti menekankan pentingnya menggunakan minyak baru. Ia mengingatkan agar tidak menggunakan minyak bekas menggoreng bawang sebelumnya karena dapat memengaruhi rasa dan kualitas hasil akhir. “Minyak harus baru supaya warna dan rasa tetap bagus,” katanya.

Setelah digoreng hingga keemasan, bawang harus ditiriskan dengan benar. Triastuti menggunakan kertas khusus untuk menyerap minyak, dan melakukan penirisan hingga tiga kali agar hasilnya benar-benar kering. “Penirisan terakhir biasanya saya simpan langsung di toples supaya tetap renyah dan tidak berminyak,” ucapnya.

Dengan teknik sederhana tersebut, bawang goreng tidak hanya menjadi lebih renyah, tetapi juga lebih tahan lama saat disimpan. Tips dari Triastuti ini diharapkan dapat membantu masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai peluang usaha kuliner.

Bawang goreng yang berkualitas tidak hanya soal rasa, tetapi juga proses. Dengan ketelatenan dan teknik yang tepat, siapa pun bisa menghasilkan bawang goreng yang gurih, renyah, dan menggugah selera.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....