War Takjil Ramadhan Jadi Fenomena Tahunan

  • 17 Mar 2026 14:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Setiap sore menjelang waktu berbuka puasa masyarakat memadati berbagai pusat jajanan untuk berburu makanan berbuka yang menggugah selera. Fenomena ini dikenal sebagai war takjil yang kini menjadi tradisi tahunan sekaligus tren yang selalu ramai diperbincangkan saat Ramadhan.

Istilah war takjil merujuk pada kondisi di mana banyak orang datang hampir bersamaan dalam waktu singkat untuk mendapatkan makanan favorit sebelum habis terjual. Tidak sedikit masyarakat yang rela antre panjang bahkan berdesakan demi membeli takjil yang sedang viral di media sosial.

Fenomena ini umumnya terjadi di pasar Ramadhan pusat kuliner hingga pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai jenis makanan dan minuman. Keramaian tersebut bahkan sering menjadi konten menarik yang dibagikan di platform digital dan menarik perhatian warganet.

Dari sisi ekonomi war takjil memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah karena mampu meningkatkan penjualan secara signifikan. Tingginya permintaan dalam waktu singkat menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan selama bulan puasa.

Meski demikian masyarakat tetap diimbau untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan saat membeli makanan berbuka. Menghindari kerumunan berlebihan juga penting agar suasana tetap aman dan kondusif.

War takjil tidak hanya menjadi aktivitas berburu makanan tetapi juga bagian dari dinamika sosial masyarakat selama Ramadhan. Tradisi ini menghadirkan suasana hangat yang memperkuat interaksi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....