Mudik saat Ramadhan, Boleh Tidak Berpuasa Asal Perhatikan Adab
- 16 Mar 2026 21:37 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik saat bulan Ramadan diperbolehkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa jika perjalanan membuatnya sulit. Meski demikian, tetap ada adab yang perlu dijaga selama bulan suci.
Dilansir dari laman Kementerian Agama, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengingatkan agar para pemudik menghormati orang lain yang tetap berpuasa, misalnya dengan tidak makan atau minum secara terbuka di hadapan mereka.
Keringanan untuk menunda puasa saat perjalanan didasarkan pada Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Baqarah ayat 185, yang menyebutkan bahwa orang yang sakit atau sedang dalam perjalanan boleh menunda puasa dan menggantinya di hari lain setelah Ramadan.
Meski begitu, tetap berpuasa selama mudik memiliki keutamaan apabila kondisi fisik memungkinkan. Jika tubuh masih mampu, berpuasa selama perjalanan dinilai lebih baik dan bernilai ibadah.
Sejumlah riwayat hadis juga menunjukkan bahwa Rasulullah Saw. pernah tetap berpuasa dalam perjalanan, termasuk ketika cuaca sangat panas. Hal ini menjadi salah satu dasar bahwa menunaikan puasa saat perjalanan tetap memiliki nilai keutamaan bagi yang mampu.
Keputusan untuk tetap berpuasa atau menunda sepenuhnya bergantung pada kondisi masing-masing individu. Selama tidak menimbulkan kesulitan berat, menjalankan puasa saat mudik tetap dianggap baik.
Pemudik juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah selama perjalanan. Masjid-masjid di sepanjang jalur mudik, termasuk yang tergabung dalam program Masjid Ramah Pemudik, dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....