Tingkatan Puasa yang Harus Dimengerti Bagi Ummat Islam

  • 27 Feb 2026 18:08 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pengertian puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan (seperti makan, minum, dan nafsu) mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT, dengan tujuan mencapai ketakwaan dan pengendalian diri secara spiritual, fisik, serta perilaku.

Dalam ajaran Islam menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, puasa dibagi menjadi tiga tingkatan berdasarkan kualitas spiritual pelakunya.

Puasa Orang Umum (Awam). Ini adalah tingkatan dasar yang dilakukan kebanyakan orang, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami-istri sejak Subuh hingga Maghrib.

Puasa Orang Khusus, tingkatan ini melibatkan pengendalian anggota tubuh dari dosa, seperti menjaga mata dari melihat haram, lisan dari ghibah, telinga dari mendengar maksiat, serta tangan dan kaki dari perbuatan tercela.

Puasa Khusus Al-Khusus, tingkatan tertinggi ini adalah puasa hati, di mana seseorang membebaskan pikiran dan hati dari segala keinginan duniawi, sepenuhnya fokus kepada Allah SWT, seperti yang dilakukan para nabi dan siddiqin.

Pada intinya, kualitas puasa adalah cerminan diri seseorang, bahkan puasa yang sia-sia tentu berlaku bagi mereka yang hanya sekedar ikut-ikutan saja, maka dari itu perlunya pemanasan mendalam akan pentingnya puasa bagi diri sendiri maupun beribadah semata karena Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....