Tips Personal Branding untuk Introvert dan Ekstrovert
- 23 Feb 2026 21:18 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Membangun citra diri atau personal branding di era digital tidak selalu harus aktif di media sosial. Bagi orang yang berkepribadian introvert, membagikan kehidupan pribadi di dunia maya sering terasa melelahkan. Namun, mereka tetap bisa menunjukkan kualitas diri melalui karya dan hasil kerja tanpa harus menjadi pembuat konten.
"Orang introvert bisa menampilkan citra diri melalui hasil kerja seperti programmer atau data analyst yang menunjukkan portofolio performa tugas," ujar Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. dalam dialog Jaga Malam bersama Pro2 RRI Madiun. Menurutnya, keberhasilan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik sudah menjadi bentuk branding yang kuat. Dengan fokus pada hasil kerja, kemampuan dan profesionalitas tetap dapat dikenal oleh banyak orang.
Sementara itu, orang dengan kepribadian ekstrovert yang lebih aktif di media sosial juga perlu memahami batasan. Konten yang dibagikan harus sesuai dengan kenyataan agar citra yang dibangun tetap jujur. Selain itu, setiap unggahan tidak boleh melanggar privasi diri sendiri maupun orang lain. Penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak dan tetap menghormati lingkungan sekitar.
Bagi yang sudah terlanjur membangun citra yang tidak sesuai kenyataan, Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. mengingatkan bahwa perbaikan masih bisa dilakukan. "Langkah pertama, harus tahu mana yang harus diposting dan mana yang tidak. Yang kedua coba kurangi hal-hal yang tidak fokus pada konten, dan yang ketiga pikirkan dulu sebelum posting ini berdampak atau tidak kepada orang lain dan kepada citra kita sendiri. Jadi kontrol diri dan kontrol sosial itu menjadi poin penting," pungkasnya. Dengan lebih fokus dan berhati-hati, citra diri yang lebih jujur dan positif dapat dibangun kembali.
Membangun personal branding yang sehat membutuhkan keseimbangan antara kejujuran dan penghormatan terhadap norma yang berlaku. Baik introvert maupun ekstrovert memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan potensi diri. Pada akhirnya, personal branding yang paling baik adalah yang sesuai dengan nilai dan kehidupan nyata seseorang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....