Komisi XII DPR Soroti BBM Subsidi Bermasalah
- 13 Feb 2026 19:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Komisi XII DPR RI mendesak Pertamina Patra Niaga untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap pola distribusi LPG 3 kg dan BBM bersubsidi di wilayah Bangka Belitung. Komisi XII juga menyoroti ketidaksesuaian kronis antara laporan stok-stok yang diklaim aman dengan fakta antrean dan kelangkaan yang sering masyarakat.
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengingatkan bahwa kinerja pimpinan wilayah akan menjadi catatan serius jika persoalan distribusi tidak kunjung membaik. Apalagi menjelang peningkatan konsumsi saat Ramadan dan Idulfitri.
"Rakyat tidak butuh angka di atas kertas, yang penting barangnya ada. Jika manajemen distribusi tidak maksimal dan terus terjadi kelangkaan, kami tidak segan meminta evaluasi jabatan atau rotasi pimpinan wilayah,” kata Bambang sebagaimana dikutip Jumat (13/2/2026).
Dalam paparan Satgas RAFI Sumbagsel, Pertamina Patra Niaga sebenarnya telah merencanakan peningkatan coverage days untuk produk Pertalite menjadi 17,6 hari. Sementara untuk Pertamax menjadi 30 hari melalui penambahan tangki penyimpanan di wilayah Babel.
Selain itu, terdapat rencana optimasi fasilitas SPPEK Bangka untuk meningkatkan daya tampung LPG PSO dari 300 MT menjadi 400 MT guna memperkuat stok di tingkat wilayah. Namun bagi Komisi XII, rencana teknis tersebut harus diikuti dengan pengawasan distribusi yang ketat di lapangan agar tidak terjadi kebocoran ke sektor industri.
"Efektivitas distribusi adalah kuncinya. Jangan sampai pasokan yang sudah ditambah justru tidak sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan," kata Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....