BPBD Pastikan Banjir Tapteng tanpa Korban Jiwa
- 12 Feb 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Medan – Banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Pemerintah daerah saat ini fokus melakukan pendataan dan penanganan dampak di sejumlah wilayah terdampak.
“Korban jiwa tidak ada,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, di Medan, Kamis, 12 Februari 2026. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatra Utara, banjir terjadi pada 11 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.
Banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga. Sebanyak empat kecamatan dengan sembilan kelurahan dilaporkan terdampak akibat peristiwa tersebut.
Empat kecamatan itu meliputi Kecamatan Pandan, Sarudik, Tukka, dan Barus. Di Kecamatan Pandan, banjir melanda Kelurahan Lubuk Tukko. Sementara di Kecamatan Sarudik, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Pondok Batu, Pasir Bidang, dan Sarudik.
Di Kecamatan Tukka, banjir merendam Kelurahan Hutanabolon, Bonanlumban, dan Tukka.
Sedangkan di Kecamatan Barus, wilayah terdampak berada di Padang Masing dan Desa Kinali. “Berdasarkan laporan, jembatan darurat menuju Desa Sibio, Kecamatan Sibabangun hanyut. Untuk rumah yang terdampak masih dilakukan pendataan,” ujarnya.
BPBD bersama pemerintah kabupaten dan sejumlah pemangku kepentingan telah melakukan berbagai langkah penanganan di lokasi terdampak.
Upaya tersebut meliputi koordinasi lintas instansi, pemantauan kondisi lapangan, serta percepatan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....