Sya'ban Ladang Bertanam, Ramadhan Memanen
- 04 Feb 2026 06:44 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID,Madiun – Umat muslim patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih berjumpa dengan bulan Sya’ban 1447 Hijriyah. Bulan sya’ban yang dirasa banyak orang seperti bulan biasa, akan tetapi dibulan ini ada keberkahan yang sangat besar. Jika Ramadhan saat panen, maka Sya’ban ladangnya. Umat muslim sangat dianjurkan untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan secara maksimal agar menuai hasil yang besar.
“Tidak mungkin bisa panen besar dibulan Ramadhan, kecuali kita persiapkan di bulan sya’ban ini. Nah, Sya’ban adalah bulan yang banyak dilupakan orang. Sebagaimana sabda Rasululloh SAW Bulan Sya'ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam”. Dikatakan Ustadz H. Kusnan,M.Ag saat menjadi narasumber acara mutiara pagi PRO 1 RRI madiun, Rabu 4 Februari 2026.
Berdasarkan hadits tersebut bulan sya’ban memiliki keberkahan karena dibulan inilah diangkatnya amal perbuatan manusia sepanjang setahun lalu untuk dilaporkan kehadapan Sang Pencipta Allah SWT, tepatnya dimalam nishfu sya’ban. Sehingga banyak kaum muslimin saat melakukan ritual ibadah yang tentu sudah diajarkan oleh para tabi’in. Ibadah tersebut diantaran melaksanakan sholat sunnah taubat, sholat tasbih dan juga membaca surat Yasin sebanyak 3 kali serta memperbanyak shodaqoh.
Sya’ban bukan hanya bulan untuk menunggu Ramadhan atau bulan untuk transit, akan tetapi bulan untuk bermuhasabah diri, introspeksi diri. Bulan dimana umat muslim dianjurkan untuk merenungkan amaliyah apa yang sudah dilakukan setahun yang lalu dan bagaimana akan menjalani kehidupan setahun yang akan datang. Ramadhan tidak akan merubah umat muslim secara tiba-tiba, melainkan melalui proses persiapan yang maksimal dibulan sebelumnya yakni bulan sya’ban. Sya’ban tidak menuntut manusia melakukan amal yang besar melainkan amal yang istiqomah.
“Sebagaimana berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim yakni Allah SWt mencintai amal perbuatan yang dilakukan secara istiqomah meskipun sedikit. Maka segala amal yang akan dilakukan dibulan Ramadhan dilakukan secara istiqomah dibulan Sya’ban ini, seperti sholat sunnah, qiyamul lail, shodaqoh, tadarus Alquran dan sebagainya.” Tambah Ustadz Kusnan
Diakhir dialog ustadz Kusnan mengajak kaum muslimin, pendengar dan pemirsa program mutiara pagi PRO 1 RRI Madiun jika ingin Ramadhan sebagai bulan panen, maka dibulan Sya’ban harus sudah mulai menyalakan lentera-lentera kebaikan. Jangan menunda kebaikan sampai Ramadhan tiba, karena usia tidak ada yang tahu kecuali Allah. Semoag Allah pertemukan kaum muslimin dengan bulan Ramadhan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....