Pentingnya Ekosistem Kesehatan Terintegrasi dalam Mendorong Digitalisasi Medis

  • 30 Jan 2026 13:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sektor kesehatan di Asia Tenggara tengah memasuki fase transformasi besar. Pencatatan manual perlahan ditinggalkan, bergeser ke sistem digital yang lebih aman dan terintegrasi.

Peralihan ini didorong kebijakan pemerintah, kebutuhan perawatan pasien yang semakin kompleks, serta tuntutan efisiensi operasional. Setiap pusat layanan kesehatan kini diwajibkan menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME) terintegrasi.

Pendiri Kumo™, Kevin Nair, menegaskan fokus perusahaan sejak awal tidak pernah berubah. “Kumo™ akan terus berkembang dengan pendekatan yang berpusat pada pelanggan,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Ia menyebut, kolaborasi erat dengan pengguna menjadi kunci pengembangan platform. "Kami memperlakukan klien sebagai mitra dan aktif menyesuaikan sistem berdasarkan masukan mereka,” kata Nair.

Dengan sistem digital yang mumpuni, pengelola klinik dapat bekerja lebih efisien. Risiko kebocoran data juga dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pasien.

Di tengah dinamika tersebut, Kumo™ memasuki babak baru setelah sepuluh tahun beroperasi. Platform Software as a Service (SaaS) ini berkembang menjadi solusi bisnis kesehatan terpadu.

Saat ini, Kumo™ telah digunakan oleh lebih dari 2.500 klinik dan 25.000 pengguna. Layanannya menjangkau berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Thailand.

Ekspansi ini diperkuat dengan kehadiran empat merek khusus. aoikumo™, kumoDent™, kumoVet™, dan kumoDoc™ melayani berbagai segmen klinik.

Keberhasilan Kumo™ tercermin dari penghargaan MD Asia Pacific ICT Awards 2024. Platform ini juga ditunjuk sebagai Supporting Partner program “100 Go Digital” pada 2023 dan 2024.

Kumo™ turut dipercaya oleh sejumlah klinik besar dan merek kesehatan ternama. Adopsinya bahkan merambah institusi pendidikan seperti MAHSA University dan Penang International Dental College.

Platform ini menjawab tantangan pemilik klinik terkait kompleksitas regulasi dan perlindungan data. Kewajiban RME di Asia Tenggara kerap membebani operasional dengan sumber daya terbatas.

Sebagai solusi, Kumo™ mengintegrasikan seluruh operasional klinik dalam satu sistem. Mulai dari pendaftaran pasien, pembayaran, hingga laporan ke pemerintah seperti SATUSEHAT di Indonesia.

Kumo™ juga terhubung dengan layanan pihak ketiga populer. Di antaranya WhatsApp, Google, LINE, dan Stripe untuk mendukung efisiensi layanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....