TMMD ke-129 Pandeglang Jalankan Program Unggulan Kasad
- 17 Jul 2026 16:29 WIB
- Banten
Poin Utama
- TMMD ke-129 di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan program kesejahteraan masyarakat.
- Program unggulan mencakup pembangunan lima titik sumber air bersih (TMAB), rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung.
- Upaya pencegahan stunting dan pelayanan kesehatan gratis menjadi prioritas kegiatan nonfisik untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kecamatan Patia.
RRI.CO.ID, Pandeglang – Selain menyasar perbaikan infrastruktur, pelaksanaan TMMD ke-129 di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, turut mengedepankan berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fokus utama program ini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, serta edukasi masyarakat di pedesaan.
Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mengatakan, program unggulan yang diimplementasikan mencakup pembangunan lima titik sumber air bersih (TMAB), rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta program ketahanan pangan melalui penanaman jagung. Selain itu, upaya pencegahan stunting dan pelayanan kesehatan gratis juga menjadi prioritas dalam rangkaian kegiatan nonfisik bagi warga Kecamatan Patia.
Ritonga menjelaskan, sasaran nonfisik ini bertujuan untuk menguatkan aspek ketahanan masyarakat. Berbagai penyuluhan, mulai dari wawasan kebangsaan, hukum, hingga literasi media sosial, diberikan agar masyarakat lebih adaptif dan sadar akan tantangan di era modern.
"Langkah strategis ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi katalisator untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perdesaan," ujar Ritonga.
Masyarakat Kecamatan Patia dikatakan Ritonga menyambut kehadiran program kesehatan gratis yang menjadi bagian dari agenda TMMD. Pelayanan kesehatan ini diharapkannya dapat memangkas kesenjangan akses medis bagi warga yang tinggal di pelosok, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat bagi ibu hamil dan remaja.
Dalam pelaksanaannya, kolaborasi antara 125 personel TNI, 25 Polri, dan masyarakat setempat dinilainya menjadi bukti nyata kuatnya gotong royong dalam membangun desa. Sinergi ini diharapkannya tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar pemberdayaan mentalitas dan kemandirian masyarakat melalui penyuluhan yang relevan dengan kebutuhan desa.
"Kami hadir bersama pemerintah daerah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun desa dari pinggiran. Sasaran fisik dan non-fisik akan kita kebut bersama," katanya.
Seluruh rangkaian program ini ditargetkan untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Pandeglang. Dengan mengedepankan pendekatan humanis, TMMD ke-129 diharapkannya mampu menjadi katalisator dalam menciptakan desa yang lebih maju, sehat, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....