Lestarikan Kuliner Khas Daerah, MAA dan BPS Demo Masak Makanan Tradisional

  • 17 Jul 2026 11:58 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Singkil bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Singkil melaksanakan sosialisasi dan demonstrasi memasak kuliner tradisional khas daerah Kabupaten Aceh Singkil Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk.

Kegiatan tersebut digagas langsung Ketua Ketua MAA Aceh Singkil, Zakirun Pohan yang didampingi anggota Putroe Phang bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

Dengan tujuan, selain untuk mengenalkan tentang cara mengolah dua kuliner khas Aceh Singkil, yakni Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk. Serta sebagai upaya pelestarian kuliner tradisional khas daerah yang menjadi tanggung jawab bersama agar tidak tergerus perkembangan zaman dan tetap dikenal oleh generasi muda.

"Warisan budaya daerah yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kabupaten Aceh Singkil ini menjadi tanggung jawab bersama agar tidak tergerus perkembangan zaman dan tetap dikenal oleh generasi muda,"sebut Ketua MAA Kabupaten Aceh Singkil, Zakirun Pohan, Jum'at, 27 Juli 2026.

Kemudian tambah Zakirun, kedua makanan tradisional Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk ini tidak hanya memiliki cita rasa yang khas daerah. Namun dalam kandungan dalam makanan mengandung nilai budaya dan filosofi yang melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh Singkil.

"Termasuk makanan Nditak Matah dan Ngelabakh Manuk menjadi bagian dari tradisi masyarakat, seperti sajian adat pada saat prosesi peletakan pertama pembangunan rumah baru"tambahnya.

Selanjutnya terang Zakirun, masyarakat Aceh Singkil juga meyakini dalam kandungan kuliner Nditak Matah dan Ngelabakh Manuk ini sangat bermanfaat bagi kesehatan wanita di saat selesai menghadapi proses persalinan.

"Seperti bermanfaat membantu memperlancar ASI bagi ibu yang baru melahirkan,"tegasnya.

Disamping itu dalam kesempatan sosialisasi dan demonstrasi memasak kuliner tradisional khas daerah Kabupaten Aceh Singkil bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, Zakirun sempat menyinggung bahwa kuliner Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk telah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kabupaten Aceh Singkil.

Juga ia mengapresiasi inisiatif DWP BPS Aceh Singkil, yang berupaya menggali dan memahami kekayaan kuliner warisan budaya daerah melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi memasak tersebut.

Ditempat yang sama Ketua DWP BPS Kabupaten Aceh Singkil, Maulidariah berharap melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi memasak kuliner khas daerah Aceh Singkil tidak bertujuan untuk menambah wawasan anggota mengenai khazanah kuliner daerah.

Namun, langkah yang mereka lakukan merupakan upaya untuk mendorong pelestarian warisan budaya makanan tradisional khas Aceh Singkil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....