Lansia dan Penyandang Disabilitas Sinjai Terima Bantuan ATENSI Kemensos RI

  • 17 Jul 2026 13:20 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Sebanyak 43 warga rentan di Kabupaten Sinjai menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Sinjai bekerja sama dengan Sentra Pangurangi Takalar selama dua hari, 16-17 Juli 2026, di Kantor Pos Cabang Sinjai Utara.

Program ATENSI difokuskan pada pemenuhan kebutuhan hidup layak sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan. Seluruh bantuan diberikan berdasarkan hasil asesmen tim teknis Dinas Sosial, pendamping rehabilitasi sosial, Sentra Pangurangi Takalar, dan pemerintah desa agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

Dari total penerima, sebanyak 40 lanjut usia memperoleh paket pemenuhan nutrisi dan kebutuhan dasar. Sementara tiga penyandang disabilitas menerima alat bantu, kebutuhan pokok, serta bantuan modal usaha untuk mendukung kemandirian ekonomi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, mengatakan penyaluran ATENSI merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat layanan rehabilitasi sosial sekaligus perlindungan bagi kelompok rentan. Menurutnya, kolaborasi dengan Sentra Pangurangi Takalar akan terus diperkuat agar layanan sosial semakin luas dan tepat sasaran.

"Pemenuhan hak-hak lansia dan penyandang disabilitas menjadi prioritas untuk memastikan mereka dapat menjalani kehidupan yang layak, mandiri, dan bermartabat," ujarnya.

Sementara itu, Pekerja Sosial Ahli Muda Sentra Pangurangi Takalar, Muhammad Akbar, menjelaskan bantuan kewirausahaan disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan potensi masing-masing penerima manfaat agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan dasar, bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat.

"Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara. Kami berharap pemenuhan kebutuhan hidup layak dapat meringankan beban harian para penerima manfaat, sementara bantuan kewirausahaan menjadi sarana pemberdayaan yang mampu mendorong kemandirian ekonomi mereka," kata Muhammad Akbar.

Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap sinergi dengan Kementerian Sosial melalui Sentra Pangurangi Takalar terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat rentan yang memperoleh layanan rehabilitasi sosial, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan sosial untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....