Kekeringan Ganggu Sawah Kampung Kumbe

  • 16 Jul 2026 13:37 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke : Petani di Kampung Kumbe, Kabupaten Merauke, menghadapi dampak kekeringan yang terjadi selama musim kemarau. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah lahan persawahan mengalami kekurangan pasokan air, meskipun kebutuhan air untuk rumah tangga masyarakat masih dalam kondisi aman.

Soimin, Ketua GAPOKTAN kampung kumbe, mengatakan sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut bekerja sebagai petani. Komoditas yang banyak dikembangkan masyarakat adalah tanaman padi yang membutuhkan ketersediaan air cukup selama masa pertumbuhan.

"Kampung Kumbe merupakan wilayah pesisir. Untuk kebutuhan air keluarga masih terjamin aman, tetapi untuk tanaman terutama padi kami sudah masuk kondisi kekeringan karena banyak lahan yang mengalami kekurangan air."ujar Soimin saat hadir sebagai narasumber pada program GMP RRI Merauke. Kamis 16 Juli 2026

Menurut Soimin, kondisi kekeringan terjadi karena sebagian besar wilayah Papua Selatan tidak memiliki banyak sumber mata air seperti daerah lain. Masyarakat selama ini mengandalkan air hujan yang tertampung pada galian atau sumber tampungan air untuk memenuhi kebutuhan pertanian.

Untuk mengatasi kekurangan air pada lahan pertanian, petani Kampung Kumbe telah meminta dukungan pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan dengan mengalirkan air dari Rawa Besar yang berada di sekitar wilayah Kampung Kaiburse untuk membantu mengairi lahan persawahan masyarakat.

Soimin menyebutkan langkah tersebut merupakan upaya yang terus dilakukan berdasarkan pengalaman menghadapi dampak kemarau panjang pada tahun-tahun sebelumnya. Antisipasi dilakukan agar produksi pertanian masyarakat tetap dapat berjalan meskipun menghadapi kondisi kekeringan.

Saat ini, petani kampung kumbe telah memasuki musim tanam ketiga. Namun, akibat kemarau panjang yang dipengaruhi kondisi iklim, sejumlah area persawahan mengalami kekurangan air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....