BPBD Siapkan Antisipasi Dampak Kekeringan
- 16 Jul 2026 13:32 WIB
- Merauke
RRI.Co.ID,Merauke : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi akibat musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak.
Andarias Ro'Son, S.IP., M.AP Kabid Pelayanan Informasi Rawan Bencana BPBD Merauke, mengatakan penanganan potensi kekeringan tidak dapat dilakukan dengan cara biasa. Menurutnya, diperlukan kesiapsiagaan yang melibatkan berbagai pihak agar dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
"dampak el nino ini tidak bisa dihadapi dengan cara biasa, tetapi dibutuhkan kesiapsiagaan penuh dan mitigasi yang melibatkan seluruh lintas sektor untuk melindungi masyarakat."ujar Andarias saat hadir dalam program GMP di RRI Merauke. Kamis 16 Juli 2026.
| Baca juga: BPBD Siapkan Cadangan Air Bersih |
Andarias menjelaskan BPBD merauke telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi sebelum dampak kekeringan terjadi. Salah satunya adalah menyiapkan armada yang akan digunakan apabila masyarakat membutuhkan bantuan di wilayah terdampak.
Selain koordinasi, BPBD juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah kampung mengenai potensi kekeringan. Langkah tersebut dilakukan setelah adanya informasi mengenai kemungkinan terjadinya musim kemarau yang berdampak terhadap Kabupaten Merauke.
BPBD Merauke juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk TNI, Polri, serta perangkat daerah terkait. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dapat berjalan secara terpadu apabila terjadi bencana kekeringan.
| Baca juga: BPBD Tingkatkan Antisipasi Kekeringan |
Menurut BPBD, pemetaan wilayah rawan bencana telah dilakukan sejak 2024. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan titik-titik yang berpotensi mengalami kekeringan sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Potensi kekeringan juga dinilai dapat berdampak terhadap sektor pertanian dan perkebunan. Apabila musim kemarau berlangsung panjang, kondisi tersebut berisiko memengaruhi produksi pangan sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini oleh pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....