Sebanyak 251 Gerai KDMP di Lebak Ditargetkan Rampung Bulan Ini

  • 16 Jul 2026 06:36 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Sebanyak 114 dari total 344 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lebak telah selesai dibangun. Sebanyak 251 unit lainnya ditargetkan rampung pada Juli ini sebagai bagian dari percepatan pembentukan koperasi desa di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Lebak terus mengawal proses pembangunan KDMP agar seluruh unit dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, di Rangkasbitung mengatakan, pembangunan fisik terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Meski sebagian besar bangunan telah selesai, operasional koperasi belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu kesiapan sumber daya manusia yang akan mengelolanya. Para manajer KDMP saat ini masih mengikuti pembekalan dan pemusatan latihan sebelum mulai bertugas di masing-masing koperasi.

Pembekalan tersebut dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara yang menjadi penanggung jawab dalam pengelolaan KDMP. Imam menjelaskan, para manajer koperasi berada di bawah koordinasi PT Agrinas Pangan Nusantara.

"Saat ini para manajer masih mengikuti pembekalan dan pemusatan latihan yang dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Setelah proses itu selesai, mereka akan siap menjalankan operasional koperasi," ujar Imam Suangsa kepada RRI, Rabu 15 Juli 2026.

Ia menambahkan, pengelolaan KDMP menjadi tanggung jawab perusahaan tersebut sebagai mitra pemerintah dalam program pengembangan koperasi desa. Keberadaan manajer yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu mengelola koperasi secara profesional.

Pemerintah Kabupaten Lebak pun terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kesiapan kelembagaan dan tata kelola koperasi.

Dengan demikian, KDMP diharapkan dapat langsung beroperasi secara optimal setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Di sisi lain, pemerintah juga menerima sejumlah masukan dari masyarakat terkait lokasi pembangunan beberapa unit koperasi.

Salah satu keluhan datang dari warga Desa Girimukti yang menilai lokasi pembangunan KDMP berada cukup jauh dari kawasan permukiman. Menanggapi hal tersebut, Imam mengatakan pihaknya memahami aspirasi masyarakat, namun berharap keberadaan koperasi tetap dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Kami ingin menjadikan KDMP layaknya gula. Di mana pun lokasinya, masyarakat akan tetap datang karena koperasi mampu memenuhi kebutuhan mereka dan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa," kata Imam.

Ia optimistis keberadaan KDMP akan menjadi motor penggerak perekonomian desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lebak juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Rencana peluncuran 45 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Lebak pada Rabu pagi dipastikan mengalami penundaan. Peluncuran tersebut sedianya merupakan bagian dari launching tahap kedua KDMP di Kabupaten Lebak.

Kegiatan itu direncanakan dipusatkan di KDMP Luhur Jaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. Launching tahap kedua tersebut semula akan dilaksanakan secara serentak bersama 15.845 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Agenda nasional itu juga direncanakan dilakukan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Meski peluncuran ditunda, Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan proses penyelesaian pembangunan, pembekalan manajer, serta persiapan operasional KDMP tetap berjalan sehingga seluruh koperasi dapat segera berfungsi sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....