Dosen UBB: Keluarga Jadi Benteng Pertama Tanamkan Moderasi Beragama pada Anak
- 14 Jul 2026 23:28 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat - Pendidikan karakter di keluarga dinilai menjadi kunci agar anak mampu menghargai perbedaan dan hidup berdampingan di tengah masyarakat majemuk.
Dosen Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB), Herza, mengatakan keluarga adalah lingkungan pertama anak mengenal nilai-nilai kehidupan, termasuk moderasi beragama.
"Sikap saling menghormati terhadap perbedaan suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial harus diajarkan sejak dini melalui keteladanan orang tua," ujarnya dalam acara Beranda Asta Cita Pro 1 RRI Sungailiat, Selasa 14 Juli 2026
Menurut Herza, keluarga berfungsi sebagai benteng utama agar anak tidak "gagap" menghadapi keberagaman. Pembiasaan sikap terbuka dan saling menghargai di rumah akan membuat anak siap berinteraksi di lingkungan yang beragam.
Ia menegaskan, moderasi beragama bukan berarti mencampuradukkan keyakinan. "Moderasi beragama adalah menjalankan agama dengan baik sekaligus menghormati hak orang lain dalam menjalankan keyakinannya," jelas Herza.
Pendapat senada disampaikan Rima, pendengar Pro 1 RRI Sungailiat.
"Anak yang sejak kecil diajarkan menghormati teman tanpa membedakan suku maupun agama akan lebih mudah membangun pergaulan yang sehat dan menjauhi perilaku intoleran," ungkapnya.
Herza berharap, dengan peran aktif keluarga, nilai-nilai moderasi beragama dapat tertanam kuat pada generasi muda. Tujuannya agar anak tumbuh tidak hanya religius, tetapi juga inklusif dan bebas dari sikap diskriminatif serta rasis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....