Gerakan Indonesia ASRI Diwujudkan Dengan Aksi Nyata Pemerintah Daerah
- 12 Jul 2026 18:44 WIB
- Jambi
Poin Utama
- Gerakan Indonesia ASRI harus diwujudkan sebagai aksi nyata melalui keterlibatan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW dan desa
- Tantangan saat ini khususnya masalah persampahan, kebersihan toilet umum, dan ketertiban reklame yang dapat mengganggu ketertiban suatu daerah
- Satpol PP dan Satlinmas menegaskan peran penting dua korps penjaga trantibumlinmas
RRI.CO.ID, Jambi - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bina Adwil Kemendagri) Safrizal Zakaria Ali menegaskan Gerakan Indonesia ASRI harus diwujudkan sebagai aksi nyata melalui keterlibatan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW dan desa.
"Gerakan ini bukanlah sebuah slogan atau seremonial semata, tetapi harus jadi gerakan nyata. Saya minta kepala daerah berikan instruksi seluruh jajaran," ujar Safrizal.
"Canangkan gerakan bebersih mulai dari RT/RW hingga desa dan seluruh perangkat daerah. Berikan edukasi dan contoh baik ke masyarakat," sambungnya. Hal itu disampaikan Safrizal saat mencanangkan aksi Gerakan Indonesia ASRI yang dilakukan serentak secara nasional di Kota Malang, Jawa Timur.
Safrizal menjelaskan, Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo yang pertama kali dicanangkan pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di awal tahun 2026.
"ASRI ini bermakna Aman berarti dalam konteks sehat. Bersih mencakup pengelolaan sampah, toilet, dan penataan reklame, sedangkan Resik dan Indah mencakup lingkungan secara menyeluruh," kata Safrizal.
Hal tersebut disampaikannya menjadi langkah strategis atas tantangan yang dihadapi saat ini khususnya masalah persampahan, kebersihan toilet umum, dan ketertiban reklame yang dapat mengganggu ketertiban suatu daerah.
Diungkapkan bahwa dirinya telah melakukan gerakan tersebut sejak menjabat sebagai Pj Gubernur Kalimantan Selatan dengan menanam pohon lebih dari satu juta pohon. Begitu juga saat menjabat sebagai Pj Gubernur Bangka Belitung dan Pj Gubernur Aceh.
Dalam kegiatan ini, Safrizal yang juga pembina Satpol PP dan Satlinmas menegaskan peran penting dua korps penjaga trantibumlinmas. Rebranding Satpol PP humanis sebagai penolong masyarakat terus digaungkan salah satunya melalui aksi Gerakan Indonesia ASRI.
"Satpol PP kita rebranding dengan konsep humanis sebagai penolong masyarakat. Tugas utamanya adalah penegak perda, tapi harus dengan cara yang humanis, bukan represif apalagi berbenturan dengan masyarakat. Kepala Daerah harus jaga betul Satpol PP agar menjadi sahabat, pengayom dan pelayan masyarakat" paparnya.
Komitmen kepala daerah secara nasional diwakili oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang menguatkan peran pemerintah daerah menjadi krusial untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....