Pandeglang Akselerasi Program Budidaya Ikan Tematik Desa

  • 10 Jul 2026 20:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang terus mempercepat proses pengusulan desa penerima manfaat program Budidaya Ikan Tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis desa sekaligus mendukung pemenuhan protein hewani bagi masyarakat lokal.

Kepala Diskan Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar, menjelaskan saat ini tercatat sudah ada 22 desa yang masuk dalam daftar penerima bantuan. Uun menyebut pemerintah desa nantinya diberikan kewenangan penuh menunjuk pengelola lapangan, baik melalui pihak desa, Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP), maupun pembudidaya ikan lokal.

"Pemerintah desa kan sekitar seribu dengan ketentuan bahwa lahan tersebut harus ada sumber air, kemudian juga ada sumber listrik. Pengelolanya nanti bisa desa menunjuk KDKMP atau juga bisa menunjuk pembudidaya ikan di desa tersebut," ujar Uun Junandar, Jumat 10 Juli 2026.

Diskan pun terus berupaya untuk memfasilitasi kebutuhan teknis agar setiap desa mampu mengelola fasilitas budidaya ikan nila dan lele secara berkelanjutan. Uun menyebut ketersediaan lahan yang digunakan harus memenuhi persyaratan teknis seperti ketersediaan sumber air yang memadai serta akses jaringan listrik untuk operasional alat budidaya.

Adapun fasilitas yang disalurkan KKP meliputi pembangunan kolam buatan berbasis beton atau fiber serta paket benih dan pakan berkualitas. Sistem budidaya yang digunakan pun menggunakan teknologi modern guna menjamin efisiensi pemeliharaan ikan bagi masyarakat desa penerima manfaat.

"Untuk fasilitas nanti akan diberikan dari kementerian itu pertama ada kolam buatan berbentuk persegi yang terbuat dari fiber atau beton. Kemudian juga benih, pakan, dan juga perlengkapan untuk budidaya itu," tambah Uun.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang menargetkan program ini dapat berjalan efektif tahun ini sebagai bagian dari strategi pengentasan kerawanan pangan. Diskan menegaskan sinergi antara pemerintah desa dan dinas terkait menjadi kunci keberhasilan implementasi program strategis nasional tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....