Pekarangan Rumah Produktif Dukung Ketahanan Pangan Keluarga
- 29 Jun 2026 16:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis– Pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan produktif dinilai dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga. Hal itu ditunjukkan Samsuri, warga Simpang Ayam, Kabupaten Bengkalis, yang memanfaatkan halaman rumahnya untuk membudidayakan berbagai jenis sayuran.
Selama kurang lebih satu tahun terakhir, Samsuri menanam kacang panjang, pare, dan timun di pekarangan rumahnya. Lahan yang sebelumnya hanya menjadi halaman kini berubah menjadi kebun sayur yang tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga menghasilkan tambahan pendapatan dari penjualan hasil panen.
Menurut Samsuri, budidaya sayuran dimulai dengan pengolahan lahan secara sederhana. Ia membuat bedengan, kemudian menggunakan pupuk kandang dari kotoran ayam yang dicampur tanah bakar sebagai media tanam. Benih kacang panjang dipilih langsung ditanam di lahan tanpa melalui penyemaian menggunakan polybag.
"Awalnya kita buat bedengan dulu, dicangkul, terus dikasih pupuk tahi ayam dicampur tanah bakar. Benih langsung ditanam di tanah, tidak pakai polybag, karena kalau pakai polybag kadang akarnya kena dan pertumbuhannya jadi terkendala," ujar Samsuri saat ditemui di kediamannya.
Ia menjelaskan, metode tersebut dipilih agar akar tanaman dapat tumbuh lebih kuat. Dengan perawatan yang dilakukan secara rutin, tanaman mulai mengeluarkan bunga sekitar 17 hari setelah ditanam dan selanjutnya dapat dipanen secara berkala.
Selain memenuhi kebutuhan sayuran keluarga, hasil panen dari pekarangan rumah tersebut juga dipasarkan kepada masyarakat sekitar sehingga menjadi tambahan penghasilan. Samsuri mengaku pemanfaatan lahan di sekitar rumah menjadi cara sederhana agar halaman yang sebelumnya kosong dapat memberikan manfaat ekonomi.
Keberhasilan Samsuri mengelola kebun pekarangannya mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Nuryasni Yazid, menilai langkah tersebut menjadi contoh nyata dalam membangun ketahanan pangan yang dimulai dari tingkat keluarga.
"Ini namanya upaya menjaga ketahanan pangan. Jadi walaupun ekonomi di luar sana lagi kacau, beliau tetap aman dan tetap bisa makan. Masyaallah, itulah gunanya berbudi pada tanah," kata Nuryasni saat mengunjungi kebun Samsuri.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi kebun produktif merupakan langkah yang dapat diterapkan masyarakat tanpa harus memiliki lahan pertanian yang luas. Dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar rumah, keluarga dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus mengurangi pengeluaran.
Samsuri berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam sayuran. Menurutnya, selain mendukung ketahanan pangan keluarga, kegiatan tersebut juga dapat menjadi peluang usaha apabila hasil panen berlebih dipasarkan.
Pemanfaatan pekarangan rumah seperti yang dilakukan Samsuri menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Dengan pengelolaan yang sederhana dan perawatan yang konsisten, lahan di sekitar rumah mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan rumah tangga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....