Jajanan Tidak Sehat Perhatikan Kandungan dan Kebersihan Makanan
- 22 Jun 2026 13:32 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Kesadaran masyarakat dalam memilih jajanan yang sehat dan aman perlu terus ditingkatkan guna mencegah berbagai risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya.
Fauziah Hasibuan, Pengelola kantin dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), saat Sibolga Menyapa Pro 1, Senin, 22 Juni 2026 via selular mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti saat membeli makanan dan minuman, terutama jajanan yang banyak dijual di lingkungan sekolah maupun tempat umum.
Menurut Fauziah, jajan sehat tidak hanya berkaitan dengan rasa dan harga yang terjangkau, tetapi juga memastikan makanan tersebut bebas dari bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil, termasuk Rhodamin B yang dilarang digunakan dalam pangan.
“Sebagai konsumen, kita harus lebih waspada terhadap kandungan yang berbahaya bagi kesehatan. Jangan hanya tertarik pada tampilan makanan yang menarik, tetapi perhatikan juga keamanan dan kebersihannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ada beberapa ciri yang dapat dikenali masyarakat untuk menghindari jajanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya. Salah satunya adalah warna makanan yang terlalu mencolok atau tidak alami. Selain itu, tekstur makanan yang terlalu kenyal dan tidak wajar juga patut diwaspadai karena bisa menjadi indikasi penggunaan bahan tambahan yang tidak sesuai.
Fauziah juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan aroma makanan sebelum membeli. Makanan yang mengeluarkan bau tengik atau aroma yang tidak lazim sebaiknya dihindari karena dapat menandakan kualitas bahan yang sudah menurun atau tidak layak konsumsi.
| Baca juga: Lingkungan Fondasi Kebangkitan Daerah |
“Selain memperhatikan makanan itu sendiri, kebersihan tempat penyajian juga sangat penting. Pilihlah penjual yang menjaga kebersihan lingkungan, peralatan, serta cara penyajian makanannya,” kata Fauziah.
Kebiasaan memilih jajanan sehat perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak terbiasa mengonsumsi makanan yang aman dan bergizi. Peran orang tua, guru, serta pengelola kantin sangat dibutuhkan dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya keamanan pangan.
Ia berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilih makanan sehingga dapat terhindar dari dampak buruk bahan berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Dengan lebih teliti sebelum membeli, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari risiko makanan yang tidak aman. Jajanan sehat adalah investasi bagi kesehatan dan masa depan yang lebih baik,” tutup Fauziah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....