2 Juni: Mengenang Tan Malaka, Bapak Republik Indonesia

  • 02 Jun 2026 14:11 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Tan Malaka adalah sosok Pahlawan Nasional. Lewat sejarah generasi muda dikenalkan bahwa dia memiliki sikap heroik dalam perjuangannya tempo dulu.

Ia lahir di Sumatera Barat, 2 Juni 1897. Terlahir dengan nama aslinya Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka. Dia dijuluki "Bapak Republik Indonesia" karena gagasannya tentang kemerdekaan 100% tanpa kompromi dengan penjajah

Pemikiran Tan Malaka tentang kemandirian ekonomi, budaya, dan teknologi masih relevan untuk era sekarang. Generasi muda memang sewajarnya belajar dari perjalanan sejarah sang pahlawan.

"Gagasan 'Merdeka 100 Persen' yang dicetuskan Tan Malaka jauh sebelum Proklamasi 1945 masih sangat relevan untuk diadopsi masyarakat saat ini," kata Julia, pendengar Pro 4 RRI Sungailiat.

Menurutnya, hal itu penting guna mempertahankan kemandirian bangsa di tengah kuatnya arus globalisasi, di saat gempuran gaya hidup instan melanda generasi muda.

Senada dengan hal itu, pendengar lainnya, Ibra, menyoroti rekam jejak perjuangan fisik Tan Malaka yang penuh pengorbanan demi tanah air. Sang pahlawan diketahui hidup dalam pelarian politik lintas negara, menggunakan 23 nama samaran, dan mendekam di berbagai penjara kolonial demi menyebarkan gagasan Republik.

"Kehidupan Tan Malaka yang sunyi dari kemewahan namun kaya akan kontribusi adalah tamparan keras bagi pemuda masa kini yang kerap terjebak sikap instan dan pragmatis," kata Ibra saat tersambung melalui sambungan telepon.

Menurutnya, momentum hari lahir Tan Malaka harus menjadi pemantik bagi pemuda di Sungailiat untuk membangun integritas, serta kemandirian berpikir. Relevansi manifesto politik dan konsistensi perjuangan tokoh revolusioner tersebut menjadi teladan bagi seluruh anak bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....