Pemkab Tapteng Targetkan Pendirian 215 Koperasi Merah Putih
- 18 Mei 2026 11:05 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), menargetkan pendirian 215 Koperasi Merah Putih.
Hal ini dinyatakan Masinton saat mengikuti acara peresmian operasionalisasi ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual melalui zoom meeting opeh Presiden RI Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan pereamian sebanyak 1.061 KDKMP berpusat, di Koperasi Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Dan Bupati Tapteng Masinton mengikuti acara tersebut dari Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Pasar Baru, di Kecamatan Pandan.
Masinton juga mengatakan Pemkab Tapteng akan memberikan pelatihan digitalisasi bagi para pengurus koperasi.
Dengan begitu pengelolaan operasional Koperasi Merah Putih berjalan efektif, modern, dan transparan.
Sehingga menjamin keberlanjutan program besutan Presiden Prabowo itu, di Tapteng. "Intinya, kita menyukseskan Koperasi Merah Putih ini, untuk membantu perekonomian masyarakat," tegas Bupati Tapteng Masinton.
"Maka dari itu, aspek pembinaan dan pelatihan manajemen yang akan kita kedepankan. Sehingga, selain institusi, koperasi ini, juga akan bekerja sama dengan Pertamina, Bulog, pupuk, dan lain-lain," katanya.
Pada acara peresmian KDKMP skla nasional, Presiden Prabowo mengklaim pemerintah berhasil membangun dan mengoperasionalkan ribuan koperasi lengkap dengan faailitas fisik, sistem, serta logistik pendukung dalam waktu sekitar tujuh bulan sejak dimulai pada November 2025.
"Untuk tahap awal sebanyak 1.061 KDKMP resmi mulai beroperasi terdiri dari 530 unit, di wilayah Jawa Timur (tersebar di tujuh kabupaten) dan531 unit, di wilayah Jawa Tengah (tersebar di delapan kabupaten/kota)," ungkapnya.
Di acara yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menjelaskan KDKMP bertujuan memastikan rakyat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat pembangunan.
"Inilah wujud ekonomi konstitusional. Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok. Itu, selalu arahan bapak presiden kepada kami (para menteri)," terangnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....