Wabup Aceh Utara Resmikan Rehabilitasi Bendungan Krueng Pase

  • 05 Mei 2026 18:55 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara -Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang, bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung dan meresmikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Krueng Pase di Desa Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Selasa, 5 Mei 2026.

Juru bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli, menyebutkan kunjungan Menteri PU Ir. Dody Hanggodo, M.PE disampingi oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, S.I.Kom, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir. Jafar, S.T.,M.SM dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Asyari, ST,.MM.,MT untuk memastikan infrastruktur tersebut telah siap mengairi kembali 8.922 hektare sawah lintas wilayah pasca rehabilitasi total.

Ia menyebutkan, Pengoperasian kembali bendungan ini menandai berakhirnya masa sulit petani 13 kali gagal panen di sembilan kecamatan yang sebelumnya terpaksa mengandalkan air hujan selama 5 tahun dan menyebabkan 13 kali gagal panen akibat kerusakan struktur bangunan bendungan sejak 2020.

Peninjauan dilakukan dengan pengaktifan simbolis tombol pengatur air oleh Menteri Pekerjaan Umum. Proyek pemulihan yang dikelola Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I ini mencakup distribusi air untuk dua daerah irigasi utama, yakni DI Pase Kiri dan DI Pase Kanan, “ujarnya

Ia menyebutkan Kecamatan yang dialiri oleh bendungan Krueng Pase meliputi Kecamatan Meurah Mulia, Samudera, Syamtalira Bayu, Matang Kuli, Syamtalira Aron, Tanah Luas, Nibong, Tanah Pasir di Kabupaten Aceh Utara dan Kecamatan Blang Mangat di Kota Lhokseumawe.

“Jaringan irigasi Krueng Pase yang telah direhabilitasi mencakup saluran induk sepanjang 32,82 kilometer, saluran sekunder 112,36 kilometer, serta jaringan tersier dan pendukung lainnya. Perbaikan ini mengembalikan layanan irigasi pada area kanan seluas 5.614 hektare dan area kiri 3.308 hektare, “ujarnya

Muntasir menyebutkan, bendungan peninggalan era kolonial Belanda ini sebelumnya hancur akibat terjangan banjir besar dan debit air tinggi pada tahun 2020 dan upaya perbaikan yang dimulai sejak 2021 sempat mengalami kendala akibat bencana bencana banjir

Pemerintah Aceh Utara menghanturkan ucapan terima kasih Kepada Menteri PU dan Kepala BWS Sumatera I yang sudah mengunjungi langsung ke Krueng Pase dan yang paling penting hari ini dengan adanya perhatian dari pusat, petani kini sudah bisa kembali turun ke sawah oleh sebab itu Pemerintah Pusat agar segera merevitalisasi kembali 18.000 ha lahan sawah yang terendam banjir dan lumpur beberapa waktu lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....