Lahan 10 Hektare Clear and Clean, Sekolah Rakyat Tahap III Siap Dibangun di Malra

  • 23 Apr 2026 14:14 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Di tengah upaya memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan, pembangunan Sekolah Rakyat tahap ketiga di Kepulauan Kei, khususnya Kabupaten Maluku Tenggara mulai memasuki fase kesiapan lahan dan perencanaan operasional. Program yang diinisiasi pemerintah pusat ini ditargetkan mulai dibangun pada akhir 2026 dan akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2027.

Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Suratna, menegaskan lokasi pembangunan telah siap secara administratif dan teknis. Lahan seluas 10 hektare di belakang Kantor Bupati Langgur telah berstatus “clear and clean” dengan seluruh sertifikat lengkap, serta kondisi tanah yang relatif datar sehingga memudahkan proses konstruksi.

“Lahan ini sudah siap dibangun, luasnya 10 hektare, seluruh sertifikatnya sudah ada, dan kondisi tanahnya cukup datar sehingga sangat mendukung percepatan pembangunan,” ujar Suratna kepada awak media usai meninjau lokasi Sekolah Rakyat di Langgur, Rabu (22/4/2026).

Peninjauan lokasi dilakukan bersama Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara sebagai bagian dari koordinasi lintas pemerintah dalam memastikan kesiapan daerah. Hasil peninjauan menunjukkan kawasan tersebut dinilai strategis dan representatif untuk pengembangan fasilitas pendidikan berbasis inklusi sosial.

Dalam aspek penerimaan siswa, Suratna menekankan Sekolah Rakyat tidak menggunakan mekanisme pendaftaran terbuka seperti sekolah formal pada umumnya. Sebaliknya, pendekatan yang digunakan adalah penjangkauan aktif terhadap calon siswa dari keluarga miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2.

“Calon siswa bukan mendaftar, tetapi dijangkau langsung oleh Dinas Sosial bersama Sentra Meohai, agar benar-benar menyasar anak-anak dari kelompok paling membutuhkan sesuai jenjang pendidikan yang disiapkan,” katanya.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat merupakan mandat langsung dari Presiden yang kini telah berkembang secara nasional dengan jumlah mencapai 196 sekolah. Berbagai capaian menunjukkan anak-anak dari latar belakang rentan mampu berprestasi, termasuk menjuarai olimpiade, ketika diberikan akses dan kesempatan pendidikan yang memadai.

Di wilayah Kepulauan Kei, pengembangan Sekolah Rakyat telah dimulai di Kota Tual yang kini telah beroperasi dan tengah memasuki tahap pembangunan kedua. Kehadiran Sekolah Rakyat di Maluku Tenggara nantinya diharapkan menjadi cikal bakal penguatan jaringan pendidikan inklusif di kawasan tersebut, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh organisasi perangkat daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....