Pengawasan Kendaraan Operasional KDKMP di Pandeglang

  • 19 Apr 2026 20:02 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Pendistribusian kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pandeglang resmi dimulai secara bertahap. Sebanyak 11 unit mobil operasional telah diserahkan kepada pengelola koperasi pada periode pertama. Kodim 0601/Pandeglang menegaskan pengawasan berkala akan dilakukan oleh tim Kodim untuk memastikan armada tetap dalam kondisi prima dan beroperasi secara efektif. Pengelola koperasi dilarang menyalahgunakan mobil tersebut untuk kepentingan di luar distribusi dan pelayanan gerai KDKMP.

Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga menjelaskan bahwa total bantuan kendaraan yang dikirimkan oleh PT Agrinas Pangan Nasional untuk wilayah Pandeglang berjumlah 19 unit. Namun saat ini, delapan unit kendaraan sisanya masih diamankan di markas Kodim 0601/Pandeglang sebagai langkah antisipasi keamanan. Mobil-mobil tersebut akan segera disalurkan menyusul penyelesaian pembangunan fisik gerai di desa-desa penerima lainnya.

"Kemarin kita didorong dari PT Agrinas ada 19 kendaraan, sebanyak 11 unit sudah masuk ke koperasi karena bangunannya sudah 100 persen. Sisanya 8 unit masih kita amankan di Kodim sementara waktu," kata Ritonga, Minggu 19 April 2026.

Penyaluran sisa kendaraan menurutnya direncanakan berlangsung dalam waktu dua minggu ke depan seiring dengan percepatan pengerjaan bangunan gerai. Ia mencatat saat ini, terdapat sembilan koperasi yang progres pembangunannya telah berada di atas angka 80 persen dan diprediksi rampung dalam waktu dekat. Ia menilai penyerahan mobil operasional akan dilakukan secara ketat dan hanya kepada koperasi yang sudah siap secara infrastruktur dan manajerial.

Kehadiran armada transportasi ini dianggapnya sangat krusial bagi keberlangsungan KDKMP dalam mendistribusikan produk pangan ke pemukiman masyarakat. Kendaraan operasional ini didesain untuk menjangkau wilayah pelosok sehingga akses pangan murah dapat merata hingga ke tingkat rukun tetangga. Ritonga menekankan bahwa kendaraan operasional tersebut merupakan aset negara yang harus dijaga dan digunakan sesuai fungsinya.

Ritonga menyebut secara teknis, kendaraan ini memiliki kapasitas angkut yang disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman logistik harian dari gudang pusat ke gerai desa. Efisiensi distribusi menjadi target utama agar harga pangan di tingkat konsumen tetap stabil dan terjangkau. Keberadaan armada ini juga diharapkan mampu memangkas biaya transportasi yang selama ini sering menjadi kendala bagi pedagang kecil di desa.

"Dalam dua minggu ini sisa sembilan kendaraan akan kita bagikan lagi karena pembangunan koperasinya sudah di atas 80 persen. Begitu bangunan jadi, kendaraan langsung kami salurkan," ujarnya.

Sistem penyaluran bergelombang ini dinilainya lebih efektif guna memastikan kesiapan administrasi di tingkat desa penerima bantuan. Kodim Pandeglang terus melakukan verifikasi lapangan terhadap koperasi yang mengklaim pembangunannya telah mendekati tahap akhir. Dengan dukungan mobilitas yang mumpuni, Ia berharap KDKMP mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Pandeglang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....