Demi Perfilman Nasional, Komisi VII Dorong Kreativitas Gamplong Studio Ditiru

  • 02 Apr 2026 17:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Gamplong Studio Alam di Kabupaten Sleman, Kamis, 2 April 2026. Kunjungan ini guna mendalami ekosistem industri perfilman nasional sekaligus menjadi bagian upaya legislatif dalam mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi sesuai visi Asta Cita Presiden.

Ketua Tim Kunjungan yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyebutkan, Yogyakarta dipilih karena memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang kuat terutama pada subsektor berbasis budaya dan konten hingga industri film. Gamplong Studio Alam ini merupakan contoh nyata pengembangan studio film berbasis kawasan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan UMKM.

"Kunjungan kerja seperti yang kita laksanakan hari ini guna memastikan implementasi kebijakan pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha," katanya.

Wanita yang karib disapa Sarah itu menjelaskan, keberadaan komunitas kreatif, institusi pendidikan, serta pelaku industri menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu simpul penting dalam pengembangan talenta dan karya film nasional dalam konteks tersebut. Kunjungan spesifik ini penting, menurutnya, terutama untuk melakukan pendalaman secara langsung terhadap ekosistem industri film nasional, khususnya terkait aspek kreativitas dan distribusi.

"Gamplong Studio Alam merupakan salah satu contoh nyata pengembangan studio film berbasis kawasan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kehadiran studio ini tidak hanya mendukung proses produksi film nasional tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi. New engine of growth sesuai dengan aspirasi kita dari presiden melalui pengembangan destinasi wisata berbasis film," ucapnya.

Model pengembangan

Melalui kunjungan spesifik ini Komisi VII DPR RI mengharapkan, bisa mendapatkan gambaran konkret mengenai model pengembangan dan pengelolaan studio film nasional. Keponakan Presiden Prabowo itu berharap, model pengembangan seperti di Gamplong dapat diadaptasi di daerah lain.

"Jadi sangat bisa siapa tahu untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif, ketersediaan dan kesiapan infrastruktur produksi film di daerah. Lalu integrasi antara industri film dengan sektor pariwisata dan UMKM," ujarnya.

Sarah menambahkan, kunjungan ini diharapkan bisa mengetahui tantangan yang dihadapi pelaku industri dalam proses produksi dan distribusi film. Karena Komisi VII DPR RI memiliki Panitia Kerja (Panja) kreativitas dan distribusi film nasional.

"Kami juga sudah menerima dari asosiasi-asosiasi yang menyampaikan tantangan dari segi distribusi. Dan juga tentunya peran pemerintah daerah dan pusat dalam mendukung ekosistem perfilman nasional," katanya, menambahkan.

Komisi VII DPR RI berharap kunjungan spesifik ini dapat memperkuat sinergi antara DPR RI, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta pelaku industri kreatif dalam mendorong pertumbuhan industri film nasional yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....