Program MBG di Puskesmas Kota Palangka Raya Berjalan Optimal

  • 31 Mar 2026 20:12 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palangka Raya dinilai semakin baik. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif sejumlah puskesmas dalam memastikan program berjalan efektif.

Kepala Puskesmas Menteng, Didik Purwanto, mengatakan program MBG di wilayahnya telah berjalan dengan baik sejak sebelum Idulfitri 2026. Program tersebut menyasar ibu hamil serta bayi dan balita.

Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat 12 anak dan lima ibu hamil yang menjadi penerima manfaat. Menu yang diberikan terdiri dari karbohidrat, protein, serta buah-buahan dengan komposisi gizi seimbang.

“Pemberian MBG dilakukan setiap hari dan didistribusikan dari dapur SPPG ke puskesmas,” ujarnya kepada RRI, Selasa, 31 Maret 2026. Selanjutnya, makanan disalurkan melalui kader posyandu kepada sasaran.

Didik menambahkan, sejauh ini tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan program tersebut. Bahkan, program MBG mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Ia optimistis program ini memberikan manfaat besar jika tepat sasaran. Terutama bagi ibu hamil dan balita dalam mendukung pertumbuhan serta mencegah stunting.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penyusunan menu yang berimbang. Program juga diharapkan dapat menjangkau wilayah pinggiran kota yang dekat dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pahandut, Sugito, menyampaikan program MBG telah dilaksanakan di masing-masing wilayah kerja puskesmas. Sasaran utama meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan mencegah stunting. MBG juga diharapkan membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan asupan gizi yang sesuai.

Ia menambahkan, pola makan yang diterapkan mengacu pada pedoman “Isi Piringku” dari Kementerian Kesehatan. Konsep ini menekankan proporsi makanan yang tepat dalam satu piring.

Program MBG merupakan bagian dari program strategis nasional. Program ini diluncurkan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi berbagai kelompok masyarakat.

Sasaran program mencakup anak usia sekolah mulai dari PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui. Upaya ini diharapkan mendukung penurunan angka stunting dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....