Program Balik Gratis dari Terminal Giwangan Sukses Angkut 1.400 Pemudik ke Jakarta
- 26 Mar 2026 16:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak kurang lebih 1.400 orang mengikuti program balik mudik gratis dari Terminal Giwangan menuju Jabodetabek. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang ditujukan bagi masyarakat yang mudik ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, untuk kembali ke perantauan.
Mereka diberangkatkan dari Terminal Giwangan secara bertahap sejak Kamis pagi hingga Kamis siang. Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto mengatakan program ini didukung sebanyak 32 armada bus yang diberangkatkan menuju sejumlah terminal di DKI Jakarta.
"Ada sebanyak 32 armada bus dengan tujuan beberapa terminal yang ada di DKI Jakarta. Untuk penumpang yang diberangkatkan sekitar 1.400 sampai 1.500 orang," ujar Sigit, di sela-sela pemberangkatan peserta Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta di Terminal Giwangan, Kamis, 26 Maret 2026.
Sementara itu, untuk arus mudik tahun ini, Sigit mengungkapkan bahwa terdapat dua periode puncak, yakni yakni 13-14 Maret dan 17-18 Maret 2026, dengan jumlah kedatangan penumpang dari luar daerah mencapai 10.000 hingga 12.000 orang per hari.
Adapun untuk arus balik, puncak pergerakan penumpang terjadi sejak Rabu, 25 Maret 2026 kemarin, dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan.
"Untuk arus balik yang kembali ke Jakarta, Bogor, dan sebagainya itu puncaknya kemarin, mungkin berlanjut sampai hari ini. Kemarin itu tercatat kedatangan sekitar 15.000 penumpang, sementara yang diberangkatkan mencapai 26.000 orang," ujarnya.
Tingginya mobilitas masyarakat juga terlihat dari habisnya tiket bus regular tujuan berbagai kota hingga 29 Maret 2026 mendatang. Kondisi ini membuat sejumlah perusahaan otobus mengerahkan armada cadangan guna mengakomodasi lonjakan penumpang.
"Peminatnya cukup tinggi. Tiket regular ke Jakarta habis semua sampai tanggal 29 Maret. Kemudian untuk jarak pendek seperti ke arah Semarang, dan juga ke Surabaya, Bandung juga penuh semuanya," katanya.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penumpang di Terminal Giwangan mengalami peningkatan. Pada masa angkutan Lebaran tahun ini, total penumpang diprediksi mencapai sekitar 442.000 orang hingga akhir masa lebaran. Jumlah ini meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 336.000 penumpang.
Menurut Sigit, tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi bus dipengaruhi oleh meningkatnya mobilitas serta keterbatasan alat transportasi lain seperti pesawat dan kereta api. Selain itu, keberadaan infrastruktur jalan tol juga turut mendukung efisiensi perjalanan.
"Dengan adanya tol, Waktu tempuh semakin singkat. Perjalanan bus ke Jakarta sekarang bisa sekitar 7-8 jam," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....