Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Andal jelang Lebaran
- 16 Mar 2026 16:45 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasojo, memastikan seluruh sistem kelistrikan nasional, mulai dari pasokan energi primer hingga jaringan transmisi, berada dalam kondisi aman dan andal untuk melayani masyarakat selama masa Ramadan dan Lebaran. Tidak hanya stok batubara, gas, dan BBM untuk pembangkit listrik dalam posisi aman.
Pemeliharaan infrastruktur juga telah dirampungkan jauh-jauh hari sebelum memasuki bulan suci Ramadan. "Kami mengerahkan lebih dari 72.000 personel yang tersebar di 4.100 posko di seluruh penjuru Indonesia. Kami ingin memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan nyaman," kata Darmawan, Senin 16 Maret 2026.
Darmawan memprediksi akan terjadi peningkatan tren pengguna kendaraan listrik (EV) 1,5 kali lipat dibanding tahun 2025. Karenanya PLN melakukan langkah optimasi besar-besaran, terutama di jalur yang dilalui pemudik.
"Kita mengganti unit slow charging di daerah jalur mudik diganti menjadi fast charging dan ultra fast charging. Dan jumlahnya kami tambah menjadi 1,7 sampai 1,8 kali lipat. Kami juga ada fitur Trip Planner dan antrean digital pada aplikasi PLN Mobile untuk mengurai kepadatan," ujarnya.
Bahkan, Darmawan menyampaikan PLN membuka layanan cal center yang terpusat. Ini sebagai bentuk pelayanan prima terhadap pelanggan saat menemui kendala di lapangan.
"Tetapi kalau ada saudara-saudara kita yang mudik mengalami kesulitan dalam charging mobil listriknya, bisa menggunakan WhatsApp call yaitu 087771112123. Operator kami akan membantu dan kami juga sudah menyediakan 15 SPKLU Mobile yang langsung bisa menjemput di mana posisi mobil listrik tersebut," katanya.
Darmawan menyebut pasokan listrik secara nasional diproyeksikan terjadi penurunan beban puncak selama libur Idulfitri, seiring melambatnya aktivitas industri. Beban puncak biasanya di angka 45 sampa 46 Giga Watt. Dalam rangka hari raya IdulFitri ini turun menjadi 35 Giga Watt.
"Industri-industri mulai slow down, mulai mudik ke keluarga masing-masing di kampung halaman. Kita melihat beban puncak mulai turun, dan diperkirakan nanti pada hari raya Idulfitri beban puncak 35 GW. Sedangkan daya mampu pasok sekitar 51,9 GW, jadi cadangannya cukup," ucapnya.
Sedangkan di PLTGU Cilegon, Darmawan mengaku bebannya terpantau menurun karena banyak industri yang sudah mulai libur. Meski demikian, kesiagaan tetap dijaga 24 jam. PLN mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk tetap waspada terhadap keamanan kelistrikan di rumah masing-masing. "Mohon jangan lupa mencabut peralatan listrik seperti setrika dan kompor listrik sebelum meninggalkan rumah," ujarnya.
PLN, kata dia juga mengapresiasi kepada pmerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, atas arahan dan dukungannya dalam menjaga keandalan energi nasional. Pihaknya berkomitmen memberikan pengamanan ekstra di lokasi-lokasi ibadah pada hari H Idulfitri agar pelaksanaan salat Ied dapat berlangsung khusyuk tanpa gangguan listrik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....