Kompolnas Tinjau Pengamanan Mudik Lebaran di Polda Sumsel

  • 17 Mar 2026 07:34 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera Selatan mendapat pengawasan langsung dari Komisi Kepolisian Nasional. Kompolnas meninjau pelaksanaan pengamanan melalui Operasi Ketupat Musi 2026 di Polda Sumsel.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Anggota Kompolnas Supardi Hamid. Ia disambut Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin 16 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut Kapolda Sumsel memaparkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pemudik. Salah satunya melalui pengoperasian jalur tol fungsional guna mengurai kepadatan kendaraan.

Polda Sumsel juga memperketat penertiban kendaraan over dimension dan over loading. Penindakan dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan pihaknya menyambut baik kunjungan Kompolnas. “Kami sangat menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan Polda Sumsel terbuka terhadap pengawasan eksternal. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi serta meningkatkan profesionalisme kepolisian.

Selain pengamanan mudik, Kapolda juga memaparkan dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui kegiatan tanam raya jagung di Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam program tersebut Polri turut membantu petani mengatasi berbagai kendala. Dukungan diberikan mulai dari penyediaan bibit hingga pemasaran hasil pertanian.

Anggota Kompolnas Supardi Hamid mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan eksternal terhadap kinerja kepolisian. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pengamanan Lebaran berjalan optimal.

“Melalui pengawasan ini kami berharap dapat memberikan masukan agar pelayanan kepolisian semakin baik,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menilai pengawasan eksternal penting untuk membangun kepercayaan publik. “Pengawasan ini mendorong Polri bekerja lebih transparan dan profesional,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....