Bandara SMB II Prediksi 188 Ribu Penumpang saat Lebaran

  • 15 Mar 2026 14:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang memprediksi lonjakan pergerakan penumpang dan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Tingginya minat masyarakat untuk mudik juga tercermin dari banyaknya pengajuan penerbangan tambahan oleh sejumlah maskapai.

General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Syahab, mengatakan jumlah penumpang pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 188.129 orang.

“Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 188.129 orang, naik 3,8 persen dibandingkan momen yang sama tahun 2025. Sementara itu, pergerakan pesawat diprediksi mencapai 1.176 penerbangan atau meningkat 2,8 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Ahmad, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia menyebut tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung mendorong maskapai menambah jadwal penerbangan. Setidaknya terdapat 121 pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

Penerbangan tambahan tersebut diajukan oleh beberapa maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, dan Citilink. Adapun rute tujuan yang paling diminati di antaranya Jakarta, Surabaya, Batam, Pangkal Pinang, Kualanamu, dan Yogyakarta.

Ahmad menambahkan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-2 Lebaran atau 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada H+7 Lebaran atau 28 Maret 2026.

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran atau 18 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada H+7 Lebaran atau 28 Maret 2026,” katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SMB II telah membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Posko yang berada di area terminal bandara ini beroperasi selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

Menurut Ahmad, posko tersebut menjadi pusat koordinasi lintas instansi guna memastikan operasional bandara tetap berjalan lancar selama periode arus mudik dan arus balik.

“Pengoperasian Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar stakeholder bandara dalam mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan aktivitas penerbangan selama periode arus mudik Lebaran,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....