Bengkel Z-Auto Binaan BAZNAS di Bogor Raup Omzet hingga Rp10 Juta per Bulan
- 05 Agt 2026 12:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui Program Z-Auto.
- Salah satu bengkel binaan di kawasan Salabenda, Kota Bogor, kini mampu membukukan omzet sebesar Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulan.
- Peningkatan omzet tersebut terungkap dalam kegiatan monitoring berkala yang dilakukan tim pendamping BAZNAS.
RRI.CO.ID, Bogor – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui Program Z-Auto. Salah satu bengkel binaan di kawasan Salabenda, Kota Bogor, kini mampu membukukan omzet sebesar Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulan.
Peningkatan omzet tersebut terungkap dalam kegiatan monitoring berkala yang dilakukan tim pendamping BAZNAS. Selain memantau perkembangan usaha, pendamping juga memberikan edukasi literasi keuangan agar pendapatan usaha dapat dikelola secara terencana untuk pengembangan modal.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan keberhasilan bengkel tersebut tidak lepas dari disiplin pemilik usaha dalam mengelola keuangan. Menurutnya, sebagian pendapatan secara rutin disisihkan ke dalam enam kelompok arisan sebagai strategi memperkuat ketahanan finansial usaha.
"Inovasi manajemen keuangan yang disiplin dari pemilik bengkel ini membuktikan bahwa edukasi literasi finansial BAZNAS mampu mengubah pola pikir pelaku usaha hingga berhasil melipatgandakan omzet secara berkelanjutan," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2026.
Idy menilai pencapaian Bengkel Z-Auto di Bogor menjadi contoh nyata keberhasilan program pemberdayaan UMKM berbasis zakat. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah untuk memperkuat kemandirian ekonomi mustahik.
"Kami berharap keberhasilan pengelolaan bisnis Z-Auto di Bogor yang mampu mencetak omzet tinggi ini dapat menjadi percontohan konkret bagi program pemberdayaan UMKM berbasis zakat lainnya di seluruh Indonesia," katanya.
Sementara itu, penerima manfaat Program Z-Auto, Angga, mengaku bersyukur atas bantuan modal dan pendampingan yang diberikan BAZNAS. Ia menyebut pembinaan serta edukasi literasi keuangan menjadi faktor penting yang membantu meningkatkan omzet usahanya.
"Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuan modal dan pendampingan finansial yang diberikan, sehingga bengkel saya kini bisa berkembang pesat dan menghasilkan omzet Rp7 hingga Rp10 juta setiap bulannya," ujar Angga.
Melalui Program Z-Auto, BAZNAS terus mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....