Pemerintah Menargetkan 125 Event Pariwisata di Tahun 2026

  • 22 Jun 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menargetkan pelaksanaan 125 event pariwisata daerah pada tahun ini demi mempercepat pemerataan ekonomi nasional.
  • Penyelenggaraan 38 event awal berhasil membukukan perputaran uang yang fantastis mencapai angka Rp86 miliar.
  • Sektor kuliner, transportasi, dan akomodasi lokal menjadi tiga bidang usaha yang paling diuntungkan dari festival pariwisata.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menargetkan penyelenggaraan 125 event pariwisata daerah dapat terlaksana sepanjang tahun ini. Target ambisius tersebut sengaja ditingkatkan setelah melihat kesuksesan besar dari pelaksanaan 98 agenda pada periode sebelumnya.

Rencana besar tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Aditya Laksmana. Menurutnya, penambahan jumlah agenda festival ini bertujuan untuk mempercepat laju perputaran ekonomi masyarakat di daerah.

Sejauh ini penyelenggaraan 38 festival pariwisata perdana telah sukses meraup perputaran uang sebesar Rp86 miliar. Angka fantastis tersebut menjadi bukti nyata terhadap pulihnya daya beli dan antusiasme masyarakat pascapandemi.

Sektor kuliner bersama usaha transportasi lokal mencatatkan kontribusi transaksi keuangan paling mendominasi selama seluruh kegiatan berlangsung. "Sektor usaha yang paling terdampak adalah kuliner, kemudian juga transportasi, dan juga akomodasi," ujar dalam wawancara dengan RRI Pro3, dilansir dari Youtube RRI Pro3, Senin, 22 Juni 2026.

Karakteristik perputaran modal yang instan, menurutnya, membuat para pelaku usaha mikro dapat langsung merasakan keuntungan secara riil di lapangan. "Sektor pariwisata ini kan sebenarnya sektor yang memang perputaran ekonominya ini cepat," kata Aditya menambahkan argumennya.

Oleh karena itu, kolaborasi aktif antara pemerintah provinsi dan kementerian terkait menjadi kunci utama kesuksesan program jangka panjang ini. Intervensi kebijakan dalam bentuk perbaikan infrastruktur jalan serta promosi digital masif terus berjalan secara berkesinambungan.

Kementerian Pariwisata juga mencatat lonjakan impresif kunjungan wisatawan mancanegara yang menembus empat juta lebih pada awal tahun. Tren positif tersebut berhasil menyumbang devisa negara hingga puluhan triliun rupiah hanya dalam kurun waktu empat bulan.

Seluruh jajaran instansi terkait kini fokus mengawal sisa agenda tahunan agar berjalan sesuai rencana kerja. Sinergi yang kuat di lapangan diharapkan mampu menjaga momentum kebangkitan ekonomi kreatif di berbagai pelosok nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....