Kemenko PM Dorong Ekosistem UMKM dan Ekraf Berbasis Kawasan
- 04 Mei 2026 19:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memperkuat sinergi lintas kementerian guna mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM kreatif berbasis kawasan nasional.
- Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi sektor strategis pengentasan kemiskinan.
- Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan pemerintah memperkuat intervensi bagi pelaku usaha mikro di wilayah kantong kemiskinan secara nasional.
- Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai jalan keluar bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memperkuat sinergi lintas kementerian guna mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM kreatif berbasis kawasan nasional. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin Menko PM Muhaimin Iskandar bersama Menteri UMKM dan Menteri Ekonomi Kreatif.
Muhaimin menegaskan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi sektor strategis pengentasan kemiskinan. Salah satunya melalui pemberdayaan berkelanjutan yang inklusif bagi masyarakat.
“Pemerintah memastikan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi bagian integral dari Program Kerja Prioritas Nasional. Kita ingin setiap program negara memberikan efek domino yang nyata bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat rentan,” kata Muhaimin Iskandar saat diwawancarai awak media di MBloc Space, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.
Kini, kata Muhaimin, pemerintah kini fokus membangun ekosistem usaha yang kompetitif, inklusif, dan terjangkau, terutama bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah dan rentan. Menurutnya, penguatan sektor produktif rakyat harus menjadi instrumen utama agar program pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan berdampak langsung.
Senada, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan pemerintah memperkuat intervensi bagi pelaku usaha mikro di wilayah kantong kemiskinan secara nasional. “Kami memastikan pengusaha UMKM memperoleh akses pembiayaan, pendampingan, dan pasar sebagai tindak lanjut Inpres Nomor Delapan Tahun 2025,” kata Maman.
Ia menjelaskan, penguatan itu dilakukan melalui pemutakhiran basis data UMKM dengan integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan platform SAPA UMKM. Pemerintah juga menyalurkan dukungan melalui kartu usaha, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga skema pembiayaan Permodalan Nasional Madani (PNM).
“Kami memutakhirkan data UMKM melalui integrasi DTSEN dan SAPA. Dukungan disalurkan lewat kartu usaha, KUR, dan pembiayaan PNM,” ucap Maman.
Sementara, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai jalan keluar bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. “Ekraf berpotensi besar memberdayakan kelompok rentan, kami percepat talenta dan pembiayaan demi pertumbuhan baru berkelanjutan bagi masyarakat luas,” kata Teuku Riefky Harsya.
Pemerintah menyoroti Blok M sebagai contoh sukses pengembangan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kawasan itu dinilai layak direplikasi melalui Program Pasar 1.001 Malam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....