Produk UMKM Kini Hadir di Gerbong Kereta Api
- 24 Feb 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meresmikan ketersediaan berbagai produk UMKM unggulan di dalam gerbong kereta api. Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, serta PT Kereta Api Indonesia.
Pemerintah berupaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil melalui penyediaan infrastruktur transportasi massal nasional. Program ini bertujuan agar produk lokal semakin diminati oleh jutaan penumpang kereta setiap tahunnya secara luas.
“Jadi hari ini kita launching produk-produk UMKM sekarang sudah tersedia di gerbong kereta api. Kita bekerjasama dengan Kereta Api Indonesia, bersama dengan Menteri Perhubungan, kita memfasilitasi produk-produk UMKM kita,” ujar Budi kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
Tim kurator awalnya menyeleksi 50 perusahaan sebelum memilih enam entitas bisnis terbaik untuk bekerja sama. Sebanyak empat produk kini tersedia di gerbong penumpang sementara dua lainnya dipasarkan melalui Loko Cafe.
Target pasar ini melibatkan 15 jalur kereta antarkota. Potensi jangkauan produk mencapai 51 juta penumpang dalam kurun waktu satu tahun.
“Karena kita menggunakan sebanyak 15 jalur kereta intercity, ya itu kurang lebih setahun bisa sekitar 51 juta penumpang. Ya sehingga potensi pasar yang cukup besar buat UMKM kita ini dalam jangka waktu setahun, setelah itu bisa diperpanjang nanti sesuai dengan kesepakatan,” kata Budi.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut meninjau langsung implementasi program penguatan ekonomi kerakyatan tersebut di lapangan. Ia mengapresiasi upaya Kementerian Perdagangan dalam menumbuhkan daya saing pelaku usaha mikro di sektor transportasi.
Kementerian Perhubungan berharap model bisnis serupa dapat segera diterapkan pada moda transportasi darat maupun laut lainnya. Perluasan area pemasaran mencakup stasiun kereta, pelabuhan penyeberangan, hingga terminal bus serta bandar udara internasional.
“Diharapkan ke depan semakin banyak produk UMKM binaan Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM dapat dipasarkan. Produk tersebut diharapkan hadir di berbagai sarana dan prasarana transportasi,” ujar Dudy.
Kerja sama penyediaan ruang bagi UMKM ini memiliki masa berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang kemudian. Kesepakatan tersebut membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha lokal untuk mengenalkan merek mereka ke masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....