Inovasi Produk Dorong UMKM Puding Terus Berkembang

  • 31 Jan 2026 20:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kuliner terus menunjukkan daya tahan dan potensi pertumbuhan di tengah tantangan ekonomi. Dua pelaku UMKM olahan puding dari daerah berbeda membuktikan usaha rumahan dapat berkembang melalui inovasi produk dan strategi pemasaran mandiri.

Pemilik Namnoom.eat Jambi Sundari Indri memulai usahanya pada 2021 dengan modal awal sekitar Rp500 ribu. Pada awal merintis, Indri hanya memproduksi kue kering sebelum akhirnya memperluas usaha ke produk puding.

“Produknya puding. Tapi sebelum jualan puding itu jualan kue kering awalnya,” ujar Indri saat berdialog dengan Pro 3 RRI di Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Indri mengungkapkan, sejak awal usaha dijalankan dengan langsung berjualan dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Strategi pemasaran dilakukan secara sederhana melalui endorse gratis dari selebgram lokal.

Seiring berjalannya waktu, permintaan terhadap produk puding terus meningkat. Pada 2024, Namnoom.eat mulai mengembangkan puding custom dengan berbagai tulisan dan hiasan untuk kebutuhan ulang tahun maupun acara khusus.

“Awalnya puding polos saja, itu dapet dari konsumen kayak bisa nggak request ada huruf, ada hiasan. Jadi lama-lama berkembang lah untuk kreasi-kreasi pudingnya,” ucapnya.

Harga puding Namnoom.eat ini dibanderol mulai dari Rp45 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung ukuran. Pemesanan dilakukan dengan sistem pre-order satu hari sebelumnya karena produk bersifat mudah rusak.

Untuk pemasaran, Indri melayani pemesanan melalui Instagram dan WhatsApp. Sementara distribusi produk, Indri masih difokuskan di Kota Jambi, mengingat risiko kerusakan saat pengiriman jarak jauh.

Selain puding, Namnoom.eat juga tetap memproduksi kue kering musiman, khususnya menjelang Lebaran. Produk kue kering bahkan telah dikirim ke luar daerah seperti Medan dan Jakarta.

Meski usaha terus berkembang, Indri mengaku belum pernah mendapatkan pendampingan maupun bantuan modal dari pemerintah daerah. Seluruh proses pengembangan usaha dilakukan secara mandiri.

Sementara itu, pelaku UMKM lainnya, Budi, pemilik Puding Nasi Susu Rawamangun, Jakarta Timur, memulai usaha pada 2024 dengan modal sekitar Rp7 juta. Usaha tersebut dirintisnya menjelang kontrak kerja yang dijalani sebelumnya berakhir.

“Awalnya karena kontrak kerja mau habis. Akhirnya mencoba membuka usaha,” kata Budi.

Budi mengaku inspirasi produk puding nasi susu berasal dari gerai puding legendaris di kawasan Barito, Jakarta Selatan. Serta makanan khas Timur Tengah, Riz Bi Haleeb.

Produk yang dikembangkan Budi saat ini menjadi dua menu utama, yakni puding karamel dan nasi susu. Dalam waktu singkat, usaha Budi pun berkembang pesat.

Budi menyebut saat ini, usahanya memiliki dua outlet tetap serta 20 unit sepeda listrik (selis) yang beroperasi di berbagai wilayah Jakarta. “Sebagian besar beroperasi di Jakarta, seperti Rawamangun, Tebet, Sudirman, Benhil, hingga Haji Nawi,” ujarnya.

Ia menyebut harga produk dibanderol mulai Rp10 ribu per cup. Sementara itu, penambahan topping seperti biskuit dan es krim membuat harga berkisar Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per cup.

Meski telah berkembang, Budi juga mengaku belum mendapatkan pendampingan maupun pelatihan dari pemerintah. Namun, pengembangan usaha didukung oleh investor yang tertarik dengan proposal dan rencana bisnis yang disusun.

“Untuk investor sendiri orang baru kenal. Cuman kita proposal dan blueprint bisnisnya, kemudian mereka tertarik kemudian kita jalankan,” ucap Budi.

Kedua pelaku UMKM menilai, tantangan utama usaha makanan segar adalah ketahanan produk yang terbatas. Oleh karena itu, pemasaran daring masih dibatasi pada wilayah terdekat untuk menjaga kualitas produk.

Ke depan, Namnoom.eat Jambi dan Puding Nasi Susu Rawamangun menargetkan pengembangan usaha melalui inovasi produk. Keduanya berharap UMKM lokal dapat tumbuh berkelanjutan dan semakin berdaya saing.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....