Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

  • 01 Sep 2026 16:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi enam persen pada 2027 di tengah tekanan ekonomi global yang masih tinggi.
  • Investasi ditargetkan tumbuh tujuh persen, dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara Indonesia.
  • Konsumsi, investasi, ekspor, dan sektor strategis menjadi motor pertumbuhan, termasuk optimalisasi sektor minyak dan gas.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan pemerintah berkomitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027. Target tersebut tetap dikejar meski tekanan ekonomi global diperkirakan masih tinggi.

Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi ekonomi dan fiskal untuk mempercepat pertumbuhan hingga enam persen tahun depan. Strategi tersebut mencakup sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, serta dukungan investasi Danantara Indonesia.

"Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat. Antara kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan dan Danantara," ujar Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR terkait asumsi dasar APBN 2027, Selasa, 1 September 2026.

Purbaya mengatakan kebijakan fiskal akan diarahkan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga memastikan kondisi fiskal tetap dijaga agar mampu mendukung akselerasi ekonomi.

"APBN difokuskan untuk memenuhi kebutuhan publik dan berperan katalis untuk bangkitkan peran swasta. Termasuk dalam akselerasi pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan," kata Purbaya.

Sementara itu, kebijakan moneter yang menjadi kewenangan Bank Indonesia akan diarahkan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Kebijakan tersebut diharapkan tetap mampu menopang pertumbuhan tinggi dengan mempertahankan independensi bank sentral.

Purbaya menjelaskan Danantara Indonesia akan berperan dalam mendorong investasi produktif di berbagai sektor strategis. Fokus investasi diarahkan pada sektor bernilai tambah tinggi yang memberikan dampak terhadap transformasi ekonomi nasional.

Di sisi lain, sektor keuangan akan terus diperkuat agar semakin inklusif, dalam, dan stabil. Penguatan tersebut diharapkan memperluas akses pembiayaan sekaligus mengoptimalkan pergerakan sektor riil.

"Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi mencapai 6 persen pada 2027 dibutuhkan akselerasi pertumbuhan investasi hingga 7 persen. Target ini akan dicapai dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara," katanya.

Purbaya memperkirakan sejumlah komponen utama perekonomian akan menjadi penggerak pertumbuhan pada 2027. Konsumsi rumah tangga ditargetkan tumbuh 5,4 persen, konsumsi pemerintah 5,6 persen, serta investasi mencapai tujuh persen.

Sementara itu, ekspor diproyeksikan tumbuh 7,5 persen dan impor sekitar 8,7 persen. Pemerintah menilai penguatan investasi dan momentum pertumbuhan menjadi bagian penting dalam mencapai target ekonomi tersebut.

"Sejalan dengan upaya perkuat investasi dan jaga momentum pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga turut dorong optimalisasi sektor-sektor strategi khususnya migas," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....