Mendag Minta Pelaku Usaha Otomotif Optimalkan Perjanjian Dagang untuk Ekspor

  • 12 Agt 2026 17:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku usaha otomotif meningkatkan ekspor melalui pemanfaatan perjanjian dagang internasional.
  • Perjanjian dagang menjadi modal strategis untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang baru bagi produk Indonesia di pasar global.
  • Pertemuan dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia membahas perkembangan ekspor otomotif, peluang perluasan pasar, dan hambatan yang dihadapi industri.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku usaha sektor otomotif meningkatkan ekspor melalui pemanfaatan perjanjian dagang Indonesia. Dorongan tersebut disampaikan saat menerima perwakilan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Budi mengatakan perjanjian dagang menjadi modal untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang baru bagi produk Indonesia. Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan ekspor otomotif, peluang perluasan pasar, serta hambatan yang dihadapi pelaku usaha.

“Kami terus mendorong produk Indonesia hadir di pasar global melalui kerja sama perdagangan yang dijalin dengan negara mitra. Perluasan akses pasar ini diharapkan membuka peluang lebih besar meningkatkan ekspor dan memperkuat daya saing produk Indonesia,” ujar Budi.

Budi juga mendorong penyelesaian kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk atau GCC. Pemerintah menargetkan kerja sama tersebut selesai paling lambat November 2026 sehingga akses pasar produk Indonesia di kawasan Teluk semakin diperkuat.

“Kami terus mendorong penyelesaian kerja sama perdagangan dengan GCC. Kami harapkan prosesnya dapat selesai paling lambat November ini sehingga akses pasar bagi produk Indonesia di kawasan Teluk dapat semakin diperkuat,” kata Budi.

Budi meminta TMMIN mengoptimalkan pasar yang telah memiliki perjanjian dagang dengan Indonesia. Salah satu pasar tersebut adalah Peru melalui skema Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IP-CEPA.

Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto menyampaikan masukan mengenai peluang pengembangan ekspor otomotif Indonesia ke kawasan Amerika Latin. Menurut Nandi, kawasan tersebut memiliki potensi besar bagi pengembangan ekspor otomotif Indonesia.

Nandi juga menyebut akses pasar Meksiko masih menghadapi tantangan karena Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan dengan negara tersebut. TMMIN tetap siap memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia untuk memperkuat ekspor Indonesia.

TMMIN berkomitmen mempertahankan Indonesia sebagai supply hub untuk berbagai pasar sekaligus terus menjajaki pasar ekspor baru. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Toyota mempertahankan Indonesia sebagai supply hub bagi berbagai pasar.

Kemendag juga terus mempermudah proses ekspor bagi pelaku usaha, khususnya dalam memanfaatkan fasilitas tarif melalui perjanjian dagang. Salah satunya melalui pengembangan sistem elektronik Surat Keterangan Asal atau e-SKA yang memungkinkan pemanfaatan SKA preferensi secara otomatis.

Otomatisasi e-SKA saat ini telah diterapkan untuk ekspor ke Uni Emirat Arab, Hong Kong, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Australia, dan Pakistan. Fitur otomatisasi tersebut telah digunakan untuk ekspor ke tujuh negara dan wilayah mitra perdagangan tersebut.

Budi menegaskan pemerintah tetap terbuka menerima masukan dari pelaku usaha terkait berbagai kendala ekspor. Pemerintah akan menindaklanjuti dan mengoordinasikan kendala tersebut dengan kementerian serta lembaga terkait.

“Kami selalu terbuka menerima masukan dari pelaku usaha. Kalau ada kendala yang dihadapi, sampaikan kepada pemerintah agar dapat segera kami tindak lanjuti dan koordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait,” ucap Budi.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi. Delegasi TMMIN dipimpin Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....