Mei 2026, Pengangguran di Indonesia Sebanyak 7,22 Juta Orang
- 05 Agt 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Mei 2026 sebanyak 7,22 juta orang Indonesia masih menjadi pengangguran
- Jumlah pengangguran pada Mei 2026 menurun sebanyak 24 ribu orang dibandingkan bulan Februari 2026
- Secara menyeluruh, BPS mencatat pada Mei 2026 jumlah angkatan kerja bertambah 497 orang menjadi 155,41 juta orang
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Mei 2026 sebanyak 7,22 juta orang Indonesia masih menjadi pengangguran. Jumlah itu menurun sebanyak 24 ribu orang dibandingkan bulan Februari 2026.
"Jumlah itu setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,65 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan Februari 2026 yang sebesar 4,68 persen atau turun sebesar 0,03 persen poin," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, M. Edy Mahmud, dalam keterangan pers di gedung BPS, Rabu, 5 Agustus 2026.
Penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) secara konsisten terjadi di wilayah perkotaan dan perdesaan. Di daerah perkotaan TPT menurun dari 5,60 persen menjadi 5,54 persen,.
Sedangkan di pedesaan TPT turun dari 3,20 persen menjadi 3,15 persen. Secara menyeluruh, BPS mencatat pada Mei 2026 jumlah angkatan kerja bertambah 497 orang menjadi 155,41 juta orang,
Dari jumlah itu yang terserap pada lapangan kerja bertambah sebanyak 522 orang. Sehingga jumlah orang yang bekerja hingga Mei 2026 sebanyak 148,19 juta orang.
Pada Mei 2026, lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja ada adalah sektor pertanian, perdagangan dan industri. Jumlah tenaga kerja di sektor pertanian bertambah 106 ribu orang di bulan Mei 2026.
Sedangkan sektor industri, jumlah tenaga kerjanya bertambah sekira 9 ribu orang. Tetapi di sektor perdagangan, penyerapan tenaga kerjanya turun sekira 128 ribu orang.
"Lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, menjadi lapangan usaha yang penurunan tenaga kerja nya paling tinggi, sebanyak 128 ribu orang" ucap Edy Mahmud. Dia juga mengatakan, jumlah pekerja non formal hingga Mei 2026 masih mendominasi sekitar 87,88 juta orang.
Sedangkan yang bekerja di sektor formal jumlah nya sekitar 60,31 juta orang. "Jumlah pekerja di sektor formal mengalami peningkatan dari 59,93 juta menjadi 60,31," Edy Mahmud.
BPS mencatat mayoritas pekerja di Indonesia, atau sekitar 52, 46 juta pekerja hanya lulus SD. Selanjutnya, 13,18 persen adalah lulusan Diploma ke atas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....