UNIDO Jadikan Indonesia Contoh Praktik Terbaik Hilirisasi Industri
- 28 Jul 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- UNIDO menempatkan Indonesia sebagai salah satu contoh praktik terbaik dalam pengembangan industri berbasis hilirisasi pada peluncuran laporan regional Industrial Development Report 2026.
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pengakuan internasional ini membuktikan transformasi industri Indonesia mendapat perhatian global dan meningkatkan kredibilitas nasional.
- Pemerintah berkomitmen memperkuat daya saing industri nasional melalui pengembangan produk bernilai tambah untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) menempatkan Indonesia sebagai salah satu contoh praktik terbaik pengembangan industri berbasis hilirisasi. Pengakuan tersebut disampaikan dalam peluncuran regional Industrial Development Report 2026 melalui Workshop di Jakarta.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengakuan tersebut menjadi bukti transformasi industri Indonesia mendapat perhatian masyarakat internasional. Menurutnya, pemerintah akan terus memperkuat daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah menciptakan lapangan kerja.
"Ini menjadi bukti bahwa transformasi industri Indonesia mulai mendapat perhatian masyarakat internasional. Ke depan, kita akan terus memperkuat daya saing industri nasional agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah," ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Indonesia dipilih sebagai salah satu contoh praktik terbaik karena dinilai berhasil mendorong transformasi industri melalui kebijakan hilirisasi nasional. Dalam laporannya, UNIDO menyoroti pengembangan industri pengolahan mineral kritis dan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai contoh keberhasilan Indonesia.
UNIDO menilai pendekatan tersebut mampu memperkuat daya saing manufaktur sekaligus menciptakan peluang tumbuhnya industri-industri baru. Laporan Industrial Development Report edisi 2026 mengulas berbagai perubahan yang membentuk wajah industri global melalui transformasi teknologi.
Sementara itu, Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kemenperin Tri Supondy menjelaskan Industrial Development Report menjadi rujukan. Menurut Tri, laporan tersebut menjadi rujukan penting pemerintah menyusun kebijakan menjawab tantangan perkembangan industri dunia secara tepat berkelanjutan.
Lebih lanjut, Tri menuturkan Industrial Development Report merupakan publikasi unggulan UNIDO yang secara konsisten menyajikan analisis tren industrialisasi global. Publikasi tersebut juga memberikan rekomendasi kebijakan bagi negara-negara anggota dalam menghadapi lanskap industri global yang terus berkembang.
"Industrial Development Report merupakan publikasi unggulan UNIDO yang secara konsisten menyajikan analisis mengenai tren industrialisasi global. Publikasi tersebut juga memberikan rekomendasi kebijakan bagi negara anggota dalam menghadapi lanskap industri global yang terus berkembang," ujar Tri.
Pada kesempatan itu, Tri menilai pengakuan UNIDO menjadi pengingat bahwa keberhasilan industrialisasi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menarik investasi. Menurutnya, Indonesia juga perlu terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, inovasi, kemampuan manufaktur serta industri pendukung.
Selain itu, Tri menambahkan pengembangan industri hijau dan penerapan teknologi ramah lingkungan menjadi langkah penting bagi industri nasional. Tri berharap peluncuran Industrial Development Report 2026 menjadi ruang dialog menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi industri Indonesia.
"Kolaborasi antara pemerintah, organisasi internasional, akademisi, dan sektor swasta sangat penting mewujudkan industri yang lebih tangguh. Kolaborasi tersebut juga mendukung terwujudnya industri yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan," kata Tri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....