Tingkatkan Daya Saing Restoran, Kemendag Bahas Logistik dan Menu Unggulan
- 21 Jul 2026 22:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perdagangan menggelar Webinar S'RASA Series I untuk membahas sistem logistik andal dan menu lokomotif sebagai fondasi peningkatan daya saing restoran Indonesia.
- Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi menyatakan webinar ini memperkuat posisi restoran Indonesia di pasar internasional.
- Program S'RASA merupakan inisiatif sinergi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan industri restoran ekspor Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) membahas pentingnya sistem logistik andal dan menu lokomotif sebagai fondasi meningkatkan daya saing restoran Indonesia. Pembahasan tersebut dilakukan melalui Webinar S'RASA Series I sebagai bagian dari implementasi Program S'RASA.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan Webinar S'RASA Series memperkuat restoran Indonesia di luar negeri. Menurutnya, webinar tersebut menjadi wadah sinergi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan Program S'RASA.
"Webinar S'RASA Series I membahas pentingnya sistem logistik andal dalam menjamin ketersediaan bahan baku Indonesia di luar negeri. Melalui Webinar S'RASA Series, kami ingin menghadirkan ruang berbagi pengetahuan yang dapat membantu pelaku usaha," ujar Puntodewi di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Webinar S'RASA Series I diikuti perwakilan perdagangan RI di luar negeri dan pelaku usaha restoran Indonesia. Kepala Bagian Fulfillment dan Logistik SMESCO Indonesia Dicky Indrawan memaparkan strategi penguatan logistik melalui pengelolaan rantai pasok.
Chef Ragil Imam Wibowo dari Komite Kuliner Indonesia membahas konsep menu lokomotif sebagai menu unggulan restoran. Menu tersebut menjadi identitas restoran sekaligus mendorong penggunaan produk makanan, minuman, bumbu, dan rempah Indonesia secara berkelanjutan.
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag Ari Satria mengatakan Webinar S'RASA Series sebagai media pembelajaran berkelanjutan restoran Indonesia. Menurutnya, setiap seri Webinar S'RASA akan mengangkat berbagai isu yang dibutuhkan memperkuat kapasitas restoran Indonesia di pasar internasional.
"Setiap seri pada Webinar S'RASA akan mengangkat isu-isu yang paling dibutuhkan oleh restoran Indonesia di luar negeri. Harapannya, restoran Indonesia menjadi etalase bagi produk makanan, minuman, bumbu, dan rempah Indonesia di pasar global," ujar Ari.
Program S'RASA dikembangkan melalui peningkatan kualitas menu dan standardisasi, logistik, pengembangan SDM, promosi. Kelima pilar tersebut diarahkan memperkuat kapasitas restoran Indonesia di luar negeri.
Atase Perdagangan RI Kuala Lumpur Aziza Rahmaniar Salam menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan restoran Indonesia di luar negeri.
Pemilik Restoran Amanah Mande di Jepang Nurhanifah mengapresiasi inisiatif Kemendag dan SMESCO Indonesia memperkuat dukungan bagi pelaku usaha kuliner. Ia berharap S'RASA semakin luas diimplementasikan agar mendukung perkembangan restoran Indonesia di pasar internasional.
"Kami berharap program ini dapat mendorong semakin banyak restoran Indonesia berkembang pesat di Jepang maupun di berbagai negara lainnya. Kami juga meyakini program ini akan memperluas akses pasar bagi rempah, bumbu, serta produk pangan olahan Indonesia," ujar Nurhanifah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....