Menperin: Indonesia Ingin Perkuat Hubungan Industri dengan Negara-negara Eurasia
- 13 Jul 2026 10:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan Indonesia ingin memperkuat hubungan industri dengan negara-negara Eurasia, salah satunya di bidang pengembangan sumber daya manusia industri.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan Indonesia ingin memperkuat hubungan industri dengan negara-negara Eurasia. Menurut dia, hal ini salah satunya diwujudkan dengan keikutsertaan pada INNOPROM 2026 yang berlangsung di Yekaterinburg, Rusia,
Ini merupakan pameran industri terbesar di kawasan Eurasia, di mana Indonesia menjadi salah satu official partner country. “Kami ingin membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia dan negara-negara Eurasia,” ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.
Kehadiran Kementerian Perindustrian pada pameran tersebut salah satunya diwakili Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI). Kepala BPSDMI, Doddy Rahadi, mengatakan pihaknya memanfaatkan ajang ini untuk mempromosikan SDM industri Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama.
“Kami mendukung pertumbuhan industri nasional melalui pengembangan SDM industri untuk menghasilkan tenaga kerja berdaya saing global,” ujarnya. “Kehadiran BPSDMI di INNOPROM 2026 dapat mempromosikan kualitas SDM industri Indonesia serta membuka peluang kerja sama.”
Pada ajang INNOPROM 2026, BPSDMI bersama Politeknik APP Jakarta dan Politeknik STMI Jakarta memperkenalkan ekosistem vokasi industri Indonesia. Kedua lembaga pendidikan tersebut membuka peluang kolaborasi internasional melalui pembentukan kelas internasional, pertukaran pelajar, riset, dan penelitian.
Kemenperin juga menghadirkan PIDI 4.0 sebagai layanan satu pintu penguatan ekosistem industri, SDM, fasilitasi industri, serta AI Center. PIDI 4.0 bermitra dengan puluhan pemangku kepentingan nasional dan internasional serta membuka peluang kerja sama lebih luas.
Doddy berharap kehadiran BPSDMI pada INNOPROM 2026 memberikan dampak positif bagi perkembangan SDM industri. Menurut dia, partisipasi tersebut juga diharapkan meningkatkan citra program pelatihan dan pendidikan vokasi industri Indonesia di tingkat global.
"Kami berharap kehadiran BPSDMI di INNOPROM 2026 memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan SDM industri," katanya. Salah satunya, lanjut Doddy, adalah citra positif program pelatihan dan pendidikan vokasi industri di mata dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....